Tuesday, September 22, 2020

Banjir Ketika Pandemi Corona, Bagaimana Kesehatan Kita?

Sungguh ujian yang berat bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Ketika Pandemi Corona belum juga reda. Kini sudah dihantui oleh banjir. Ya gaes musim penghujan tahun 2020 seperti nya sudah akan kita jelang. Info terkini di bendungan katulampa pada hari Senin petang, tanggal 22 September 2020 ketinggian air di katulampa sudah 250 cm Artinya Bendungan di wilayah Bogor sudah status siaga 1. Dapat dipastikan kiriman air dari bendungan katulampa akan tiba di Jakarta tepat tengah malam.
banjir


Bila banjir datang sudah dapat dipastikan berbagai penyakit pun akan menghantui warga yang kebanjiran. Padahal dengan adanya pendemi Corona, seharusnya kita menjaga imun tubuh agar selalu baik. Namun apa daya datanya bencana banjir tentu akan sulit bagi warga untuk mempertahankan imun tubuh agar selalu baik.

Untuk itu diharapkan bagi warga yang terkena bencana banjir. Untuk tetap ikhtiar menjaga kesehatan walau sulit. Tapi kita harus tetap berusaha menjaga tubuh ini fit. Salah satu ikhtiar kita mejaga kesehatan tubuh adalah meminun Vitamin. Usahakan pula untuk meminum Suplemen. Karena ditengah suhu udara yang dingin, serta lembab nya cuaca. Akan mudah virus menjakiti kita. 

Oleh karena itu harap diingatkan kepada sanak family, saudara, teman yang terkena bencana banjir. Untuk tetap waspada dan tetap memperhatikan kebersihan. agar kesehatan tetap menjadi fit. Sehingga virus atau kuman tidak dapat hidup lebih lama ditubuh kita. 
imun tubuh


Ya, virus atau kuman tidak akan bisa hidup dan berkembang biak, bila tubuh kita sehat. Karena didalam tubuh kita sebenarnya sudah ada imun tubuh yang akan menghalau virus atau kuman yang merugikan tubuh kita. Imun tubuh akan kuat apabila kesehatan kita pun prima.

So Guys bagi kita yang tidak terkena bencana banjir ada baiknya untuk tidak nyinyir. Bantu yang bisa dibantu. Dan buat yang terkena bencana yakin lah ini ujian dari  yang maha penguasa. Jadi tetap lah sabar dan ambil hikmahnya.

Depok, 22 September 2020

me

Saturday, September 19, 2020

Vaksin Covid-19 Benarkah Sudah Ditemukan?

Sudah banyak beredar berita tentang vaksin covid-19 atau corona telah ditemukan. Lalu bagaimanakah faktanya?
Bila kita cek di mesin pencarian Google.com ternyata berita tentang vaksin covid-19 ada ditemukan 31 jutaan lebih beritanya. Itu hanya membutuhkan waktu 0.54 second,


Ini artinya banyak orang ingin mencari tau dan perkembangan tentang vaksin covid-19 jelas sangat dinanti. Walau dari beberapa situs yang dicek ternyata isinya tidak melulu tentang vaksin yang sudah ditemukan.

Ada beberapa catatan kecil dari berita tentang Vaksin covid-19 ini. Antara lain:

1. Apakah vaksin pneumonia melindungi kita dari virus COVID-19?
Tidak. Vaksin pneumonia, seperti vaksin pneumokokus dan vaksin Haemophilus influenza tipe B (Hib), tidak memberi perlindungan terhadap virus corona baru. Virus ini sangat baru dan berbeda sehingga membutuhkan vaksin sendiri.

2. Apakah virus COVID-19 dapat dularkan oleh orang yang tidak memiliki gejala?
Saat ini WHO menilai bahwa risiko penularan dari seseorang yang tidak bergejala COVID-19 li sangat kecil kemungkinannya. Namun, banyak orang yang teridentifikasi COVID-19 hanya mengalami gejala ringan seperti batuk ringan, atau tidak mengeluh sakit, yang mungkin terjadi pada tahap awal penyakit.

3. Apakah virus COVID-19 sudah ditemukan obatnya?
Saat ini belum ada pengobatan khusus yang efektif untuk infeksi virus corona baru. Vaksin mungkin baru bisa tersedia 18 bulan ke depan (2021). 

Sejatinya memang membutuhkan waktu yang lama untuk membuktikan bahwa vaksin tersebut sangat efektif untuk menyembuhkan suatu penyakit. Perlu berkali kali ujicoba dan tidak pernah ada yang langsung berhasil pada percobaan pertama.

Jadi kita disarankan untuk mencegah agar tidak terkena virus corona. atau covid-19. adapun cara mencegah adalah :

1. Sering mencuci tangan dengan sabun. Bukan hanya mencuci tangan tapi ada aturan baku nya antara lain. mencuci di aliran air yang mengalir. gunakan sabun ketika mencuci tangan. Dan setiap sela sela jari harus dipastikan terkena sabun dan air yang mengalir tersebut. lalu di lap hingga kering dengan tisu basa.

2. Menggunakan masker. Penggunaan masker yang ideal adalah yang berlapis 3 (tiga) dan sering diganti. Bila menggunakan masker berbahan kain. harus diganti setiap hari. Dengan mencuci nya untuk digunakan kembali.

3. Hindari tempat kerumunan. Biasakan untuk tinggal didalam rumah dan tidak keluar bila tidak mendesak.

Jadi kesimpulannya vaksin covid-19 memang belum ada yang diklaim efektif untuk penyembuhan atau pencegahan. Hingga tulisan ini saya upload.Bisa jadi pas saya publish tulisan ini bisa berbeda.



Saturday, September 12, 2020

Bansos Jabar Tahap 3 Masih Menunggu Keputusan Gubernur.

Berdasarkan informasi di beberapa media online, bahwasanya Bansos Jabar Tahap 3 akan segera cair di bulan September ini.  Diberita tersebut Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Jabar Dodo Suhendar, pihaknya berharap September ini penyaluran Bansos tahap 3 bisa dilakukan. "Saat ini sedang proses penetapan SK Gubernur. Mudah-mudahan di bulan September ini bisa dilakukan penyaluranan bansos tahap 3," ujar Dodo, Jumat (11/9/2020).



Dodo mengatakan, dari hasil pendataan pihaknya, akan ada 1,9 juta rumah tangga sasaran (RTS) yang akan mendapatkan bansos ini. Menurut Dodo, pendataan para penerima bansos pemprov ini, pihaknya melakukan verifikasi dan cleansing data untuk mencegah adanya bantuan yang disalurkan tidak tepat sasaran. Dia berharap bantuan-bantuan ini akan diterima oleh rumah tangga sasaran yang betul-betul terdampak Covid-19. "Bahkan, data ini diperoleh setelah dilakukan cleansing dan dikonsultasikan ke BPKP," katanya.

Penyaluran bantuan ini, kata Dodo, masih menunggu penetapan dari gubernur dan juga penetapan jenis bantuannya. Nantinya, jika sudah ada penetapan, dinsos dan pihak-pihak terkait lainnya akan melakukan persiapan logistik dan teknis.





 
Saat ini, kata Dodo, data penerima bantuan ini sudah diserahkan kepada sekretariat provinsi Jawa Barat untuk dibuatkan SK penetapannya oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dodo menjelaskan, jenis bantuan yang akan diberikan pada penyaluran tahap 3 ini, sekarang masih dibahas. Bisa saja ada perubahan jenis dan jumlah bantuan yang akan diberikan kepada masing-masing penerima.



"Karena ini meningkat jumlahnya, tentu kita juga menunggu kebijakan tentang jenis bantuan dan nilainya. Dalam Pergub untuk pertama besar bantuan itu kan Rp500.000 per KK. Terdiri dari Rp150.000 uang cash, dan Rp350.000 sembako. Nah, di tahap 3 ini kami menunggu besarannya itu sama Rp500.000, atau ada perubahan bisa nilainya atau bentuknya," katanya.

Bila masyarakan akan mengetahui perihal Bansos yang turun untuk wilayah Jawa Barat. Anda tinggal kunjungi web site disini  https://bansos.pikobar.jabarprov.go.id/ 

Thursday, September 10, 2020

Bansos Jabar Tahap 3, Disalurkan di Bulan September 2020

Di tengah pandemi covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mencoba meringankan beban masayarakat dengan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang terdampak.

 Saat ini, bansos dari Pemprov Jabar akan disalurkan untuk tahap 3. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Jabar Dodo Suhendar menyebutkan, dari hasil pendataan pihaknya, akan ada 1,9 juta rumah tangga sasaran yang akan mendapatkan bansos ini. Angka ini meningkat dari jumlah penyaluran pada tahap 2. 

 "Sekarang angkanya di 1,9 juta jadi ini cukup meningkat juga dari tahap 2 yang mencapai 1,4 juta," kata Dodo saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Kamis 10 September 2020. 

 Baca Juga: 


 Dodo menjelaskan, untuk pendataan para penerima bansos pemprov ini, pihaknya melakukan verifikasi dan cleansing data untuk mencegah adanya bantuan yang disalurkan tidak tepat sasaran. Diharapkan bantuan-bantuan ini akan diterima oleh rumah tangga sasaran yang betul-betul terdampak covid-19. 

Saat ini, lanjut Dodo, data penerima bantuan ini sudah diserahkan kepada sekretariat provinsi Jawa Barat untuk dibuatkan SK penetapannya oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 




Terkait jenis bantuan yang akan diberikan pada penyaluran tahap 3 ini, Dodo menerangkan jika saat ini sedang dibahas. Pasalnya, bisa saja perubahan jenis dan jumlah bantuan yang akan diberikan kepad masing-masing penerima.

Seperti diberitakan di 
https://prfmnews.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-13731410/bansos-tahap-3-dari-pemprov-jabar-ditargetkan-mulai-disalurkan-september-ini-untuk-19-juta-penerima

Friday, October 6, 2017

Tahun 2017 adalah tahun ..

Tahun 2017 sudah bergerak melewati pertengahan tahun. Banyak sudah usaha yang dilakukan dan tidak sedikit kegagalan menghampiri. Gerai gerai toko offline berguguran menambah panjang daftar PHK. Pengangguran pun semakin bertambah menyesaki sekililing kita.

Dibalik semua cerita sedih tersebut, ternyata makin terbuka peluang peluang usaha yang bermunculan. Untuk coba digeluti, berdasarkan keinginan untuk berdaya bagi sesama. motivasi itu yang ingin jadikan semangat.

Beberapa program sedang disusun, semoga sebelum akhir tahun. Akan bermunculan wajah wajah berseri kembali disekeliling ku. Wajah wajah yang penuh asa setiap kali munculnya hari baru. Optimisme dalam setiap derap langkah terdengar deru nya.

Ini adalah misi yang tidak mustahil. ini adalah misi yang akan membangkitkan kembali sisi yang terpuruk.
from zero to hero...
like used to be

Wednesday, July 3, 2013

Tak Terasa

Tiba tiba ku terhentak oleh wewangian yang tak biasa. Begitu lembut semerbak namun tak menusuk hidung. Aku pun beranjak dari tidur ku, untuk mencari tahu asal wewangian itu.

Dimana pun ku berada wangi itu tak menghilang. Selalu sama aromanya tercium. Penasaran ku coba keluar rumah, namun wangi itupun masih tetap tercium sama seperti ketika didalam rumah.

Wangi yang tak biasa. Yang menimbulkan rasa rindu. Baru kali ini ku mencium wanginya. Dan sensasi wangi ini pun menimbulkan rasa sedih. Kesedihan yang tak ku tahu penyebabnya. Namun dibalik kesedihan itu, terbesit perasaan gembira yang teramat sangat. Dan aku pun kembali tak mengerti kegembiraan akan apa.

Sejenak ku termenung mencoba mengerti akan apa yang baru saja aku alami. Kini hanya rasa syukur yang ada dalam benakku. Mungkin ini wangi surga pikirku.

Ya, mungkin ini wangi surga. karena sebentar lagi ramadhan akan datang. Walau pintu surga belum terbuka. Tapi wanginya sudah turun ke bumi. Lamunku menyudahi pencarian itu.

Tak terasa air mataku meleleh. Terus membanjiri kedua pipiku. Terlintas dosa yang selama ini kuperbuat. Terhenyak karena tak ada tersisa laku ku pada ramadhan yang lalu. Kembali seperti tahun tahun yang lalu. Dimana iman ku luruh ketika ramadhan telah berlalu.

Sesalku kini membuncak dalam hatiku. Mengutuk diriku sendiri, yang tak dapat menjaga tingkah laku ketika ramadhan. Ini menyadariku bahwa aku kembali gagal dalam meraih ramadhan, bulan umat muslim. Yang seharusnya bulan itu dapat menempa setiap umat. Untuk dapat lebih baik disetiap saat.

Bukan seperti diriku, yang dapat menjaga tingkah laku disetiap ramadhan. yang dapat menjaga hati selalu dekat kepadaNya di setiap ramadhan. Namun selain bulan itu, kembali menjauh dariNya. Dan terbuai oleh duniawi.

Kini ramadhan akan kembali datang. Wangi itu telah menggugahku akan kesadaran bahwa tujuanku, bukan hanya ini. Tapi nanti, masa yang akan kekal. Yang harus kita siapkan sekarang. Selagi masih ada waktu. Selagi hayat masih dikandung badan.

Pintaku kini bukan lagi meminta kesabaran dan kesehatan di bulan ramadhan. Namun aku hanya minta bulan ramadhan ini dapat menjadikan ku lebih baik dibulan bulan lainnya. Aku ingin setelah ramadhan iman ku terus membekas dibulan bulan selanjutnya. Hingga datang lagi ramadhan tahun depan.


Thursday, March 14, 2013

Baru sampai rumah

Coba buka blocker lagi. Siapa tau ada ide untuk nulis. Ternyata gak ada ide juga. Terpaksa ditutup lagi hari ini dengan post tulisan iseng.

Lama gak nongol

Gak terasa terakhir nulis disini sudah lebih dari setahun, mungkin dua tahun. Sekarang baru bisa update lagi, tapi belum punya topik. Hmm kalo gitu kita lanjut aja nanti yah.

Saturday, July 17, 2010

Download File Di Youtube

Youtube adalah salah satu situs terbesar yang memanjakan pengunjungnya untuk menyimpan, menyebarkan film atau movie. Sayang jaringan internet di Indonesia yang masih lambat, menjadikan kita sering kesulitan ketika sedang menonton film tersebut di Youtube.

Nah, cara yang paling mudah adalah mendownload terlebih dahulu film yang ada di youtube. Lalu kita simpan dalam bentuk Avi, Mpeg atau apapun sesuai dengan selera kita.
Kini kita bisa mendownload film dari youtube ketika jaringan internet sedang bagus. Dan kita mainkan lagi kapan pun kita mau. Walau tidak sedang terhubung ke Internet.

Save2 PC adalah software kecil namun sangat bermanfaat. Apalagi bagi kita yang sering menikmati film dari youtube. Kecil dari ukuran file dan juga kecil dalam pemakaian resources hardware anda.

Mau coba? silahkan download disini save2 pc. File ini versi free nya loh.

Friday, June 25, 2010

Driver For Vodafone

Vodafone modem adalah modem jenis usb yang cukup murah meriah. Dengan harga yang semakin turun, jelas makin mudah didapatkan.

Tapi sayang driver nya sering kita lupa. apalagi yang beli bekas, pasti deh gak bisa. nah kalo pakai bawaan dari usb nya untuk instalasi jelas gak mau. karena beda pemakaian.

Berikut ada nih driver nya
driver vodafone

GlobeTrotterConnect

Thursday, June 17, 2010

Friday, March 26, 2010

Iphone FU Or SU

Kesel punya iphone tapi gak bisa berfungsi full.
Kesel punya iphone tapi bisanya cuma buat telephon,kirim dan terima sms doank?

Disini saya punya beberapa file yang bisa buat iphone kamu berfungsi layaknya iphone Asli.

Sedikit uraian aja tentang beda Iphone FU atau SU
Sering kita denger orang yang mau beli atau jual iphone bilang kayak gini :
"Dijual Iphone FU" kata yang jual
"Gan nih Iphone SU apa FU?" kata yang beli



Nah seperti halnya blackberry, iphone pun menerapkan keamanan dan kenyaman pembeli iphone dengan layanan purna jual yang yahuud punya. Makanya iphone yang dijual di suatu negara biasanya di bundling dengan operator mobile, baik gsm maupun cdma.

Oleh karena itu untuk menghasilkan win win solution diantara produsen iphone dengan operator tadi, maka dalam produksi barangnya disesuaikan dengan kebijakan perusahaan dengan pasarnya.

Singkatnya FU kependekan dari Factory Unlock

Sedangkan SU merupakan kependekan dari SIM Unlock.

Nah dibawah ini ada beberapa file yang bisa merubah iphone dari Factory lock menjadi Factory Unlock.

1. Jailbrake



http://www.ziddu.com/download/9168539/Apps.rar.html

http://www.ziddu.com/download/9168540/MP4converters.rar.html

http://www.ziddu.com/download/9168541/RingtonesMP4.rar.html

http://www.ziddu.com/download/9168542/iPhoneTheMissingManual.rar.html

http://www.ziddu.com/download/9168543/iPhoneapps.rar.html

http://www.ziddu.com/download/9168544/Wallpapers.rar.html

http://www.ziddu.com/download/9168545/WallpapersChicks.rar.html

Sunday, February 7, 2010

Trully

love

LIONEL RICHIE lyrics - Truly

Girl, tell me only this
That I'll have your heart for always
And you want me by your side
Whispering the words I'll always love you

And forever I will be your lover
And I know if you really care
I will always be there

Now I need to tell you this
There's no other love like your love
And i,as long as I live,
I'll give you all the joy
My heart and soul can give

Let me hold you
I need to have you near me
And I feel with you in my arms
This love will last forever

Because I'm truly
Truly in love with you girl
I'm truly head over heels with your love
I need you, and with your love I'm free
And truly,you know you're alright with me


Bait indah dan suara bagus dari seorang penyanyi asal USA. Yang masih melegenda di jagat music dunia. Lagu inilah yang sekarang menemani saya, dimalam minggu. Sendiri di depan laptop.
smiley love
Mantab, mengena dan sulit dicerna. Kesan itulah yang pertama saya rasakan. Ketika mencoba mengerti apa yang tersair di lagu tersebut.

Mudah memang kita mengatakan I LOVE YOU. Tapi begitu sulit kita mengaplikasikan kata I Love You tersebut. Didalam kehidupan sehari hari. Namun suka tidak suka, mau tidak mau, pada saat nya kita akan merasakan betapa hebat dan dasyatnya CINTA itu.

Kita akan begitu merasa kehilangan ketika cinta itu telah menghilang. Namun kita sering mengabaikan ketika cinta itu ada di depan kita.

Ego, merupakan salah satu virus yang menjadikan kita sering lalai akan arti dari cinta itu. Hingga kita melalaikan orang orang yang kita cintai. Waktu yang hanya 24 jam sehari pun, sering kali kita berikan kepada orang yang kita cintai hanya 1 sampai dengan 3 jam sehari. Bahkan kadang sering dibawah itu.

Ternyata bukan hanya ketidakpedulian yang membuat cinta itu terabaikan. Tapi yang lebih parah lagi kita justru menyakiti orang yang kita cintai. Akibat ego yang terus membelenggu hati kita.

Dan ketika sesal datang maka hanya kata terlambat yang akan kita terima. Nasi telah berubah menjadi bubur. Perasaan berdosa tidak lagi bisa mengobati luka akibat guratan cinta.

Lalu apa yang bisa kita lakukan ketika kita sadar bahwa kita telah melalaikan cinta itu?

tunggu jawabannya di episode berikutnya....

Sunday, January 24, 2010

Teringat Akan Dia

Pagi ini senandung lagu 80's n 90's, sedang hilir mudik di telinga ku. Bayang akan masa itu sedikit mulai membuka kembali, cakrawala remaja. Ketika aku masih duduk sekolah. ketika pikiran tidak di penuhi tuntutan akan ini dan itu.

Masa sekolah yang penuh dengan canda tawa. Masa dimana ayah ku masih ada. Masa dimana aku mulai beranjak dewasa. Kadang tawa, kadang sedih, kadang pula malu. Ketika bayang masa lalu itu terpampang dalam layar khayalku.



"One day in your life" by Michael Jackson baru saja selesai di dendangkan di telingaku. ketika ku toleh jam, sudah beranjak ke pukul satu pagi. Namun mata ini belum juga kantuk. Sedang jari ku masih menari diatas keyboard. Alam khayalku pun masih silih berganti bercerita akan masa laluku.

Ku teguk lagi kopiku. Kemudian ku ambil sebatang rokok. Sambil ku hisap rokokku, tiba tiba ku teringat almarhum bapakku. Dia meninggal pada 4 januari 1999. Berarti kini sudah lebih dari 10 tahun.

Bukan waktu yang sebentar, namun kadang aku masih merasa baru kemarin. Ketika setiap sore aku menanti bapak pulang kerja. Kadang kami berteriak dari dalam rumah, begitu mendengar suara motor bapak ku.

"Bapak pulang, bapak pulang" begitu teriak aku memberitahu adik adiku yang lain. Dan kami pun berlari menghampirinya. Berebut mengambil tas selempang yang selalu dibawa bapak. Kemanapun beliau pergi dengan motor bututnya.

Walau berat dan bau tas itu selalu menjadi incaran kami. Karena didalam tas itu ada koran hari ini. Bermacam koran bapak bawa dari kantor. Dan semua itu bukan dibeli bapak. Tapi pemberian dari teman temannya. Begitu aku bapak, ketika aku tanyakan asal koran tersebut.

Isi tas bapak tidak ada yang menarik selain koran koran tersebut. Jadi beratnya tas bapak dikarenakan isinya peralatan motor. Ada kunci pas, kunci ring semua dari ukuran kecil ke besar. Adapula obeng, baik itu obeng kembang maupun obeng minus.

Hampir semua keluarga hapal dengan nama nama peralatan tersebut. Karena bapak selalu memperbaiki motor atau peralatan elektroniknya sendiri. Kebetulan bapak memang ahlinya.

Pada saat bapak memperbaiki apapun kami memang tidak pernah jauh dari beliau. Bukan karena kami minat, supaya bisa seperti bapak. Pandai memperbaiki segala hal. Tapi karena selalu saja ada makanan kecil yang disediakan oleh mamah. heh eheheh

Selain itu bapak juga layaknya seorang dokter yang sedang mengoperasi pasiennya, ketika sedang memperbaiki apapun. Ada saja yang minta diambilkan oleh kami. Itulah salah satunya yang membuat kami tidak bisa jauh ketika bapak sedang memperbaiki sesuatu.

Walau terlihat capek karena baru saja tiba dari kantor. Bapak tidak pernah menampakan kepenatannya tersebut. Dia akan selalu bercerita sambil makan kepada kami. Ada saja yang diceritakan oleh nya. Kami selalu tertawa ketika bapak menceritakan temannya yang lucu lucu.

Pada suatu hari bapak bercerita tentang temannya yang sedang sakit panas. Waktu itu sedang musim hujan. Kadang hujan turun dipagi hari, siang ataupun malam. Nah pada saat itu teman bapak mungkin sedang dalam keadaan tidak fit. Sehingga pada hari itu dia jatuh sakit. Namun walau sakit teman bapak itu tetap masuk kerja.

Sesampai dikantor teman bapak yang bernama Utom itu menggigil. Seluruh badannya panas. Jaket dan syal yang diselendangkan dilehernya tidak juga membuatnya nyaman.

Melihat pak Utom yang sedang sakit maka teman teman bapak yang lainya pun ber inisiatif untuk menolongnya. Ada yang memijitnya. ada pula yang membuatkan teh manis hangat.

Tak lama kemudian datang lah pak Basarudin. Melihat keramaian yang tidak biasa di depan ruang kerja bapak ku. Dia pun bertanya kepada orang orang tersebut.

"Ada apa nih, pagi pagi koq tumben ramai?" begitu tanya pak Basarudin.
"Oh, ini bang. Pak Utom sakit panas. badannya menggigil kedinginan, padahal kalau kita pegang seluruh badannya panas" Jawab pak Nasrul
"hmm, mungkin dia masuk angin tuh, coba kerokin aja" jawab pak Basarudin sambil berlalu mencari balsem diruangan kerja bapak.

Tak lama kemudian pak Basarudin sudah keluar lagi dari ruangan bapak. Sambil membawa balsem.

"Ada yang punya koin, gak ?" tanya pak Basarudin
"Ada nih bang, emang buat apaan bang" jawab pak Nasrul
"Ya, buat ngerokin si Utom" jawab pak Basarudin agak kesal.
"Coba, Tom. lo buka baju dan tidur telungkup, biar gue kerokin" pinta pak Basarudin kepada pak Utom.

Sambil mengeluh karena sakit pak Utom menuruti permintaan temannya itu.

"Aduh, Bas. gue gak pernah dikerok nih. Lagian badan dah mengigil kedinginan, koq lu suruh gua buka baju sih" keluh pak Utom

"Udah, lu nurut aja deh. soalnya penyakit kayak elo tuh gak bakal sembuh deh kalau gak dikerokin." kata pak Basarudin menyakinkan temannya itu.

Setelah baju dan tidur telungkup pak Basarudin pun kemudian membuka tutup balsem tersebut. Sambil mengolesi seluruh punggung temannya itu. Pak Basarudin memulai mengerok punggungnya pak Utom dengan koin.

Tak lama setelah seluruh punggung pak Utom di oles oleh balsem. Terlihat bekas yang aneh di punggung pak Utom. Mulai ada kerak yang tak lazim dari punggung yang bekas di olesi balsem tersebut.

Dari dalam ruangan bapak, terdengar bapak berbincang dengan rekannya yang lain. Perbincangan tentang bapak yang mencari lem.

"Tadi, saya lihat masih di atas meja koq pak" jawab teman kerja bapakku.
"Iya, tadi juga saya lihat disini. Masa sih, udah capek capek cari tempatnya. untuk ambil lem. eh udah ilang lagi" kesal bapakku
"Tadi siapa aja yang masuk ruangan ini " tanya bapakku lagi.
"eh, siapa yah. oh pak Basarudin, pak " ingat teman kerja bapakku lagi.

Tiba tiba dari luar ruangan bapakku terdengar gelak tawa rekan rekan bapak.
Tak lama kemudian terlihat pak Basarudin sedang dikejar kejar oleh pak Utom. Ternyata balsem yang tadi dibawa pak Basarudin untuk mengolesi pak Utom, berisi lem.

Dari kejauhan pak Basarudin berteriak mohon maaf, namun pak Utom masih tetap mengejar.

"sorry, Tom. gue kan gak tau kalo tempat balsem itu dah diganti isinya ama lem" teriak pak Basarudin sambil berlari.

Nah, begitulah bapakku kalau sedang bercerita. Biasanya bapak baru selesai bercerita kalau makannya sudah selesai. Sehabis makan bapak biasanya mengajak kami jalan jalan. Kadang pakai motor atau mobil, sekedar mengitari komplek rumahku.

Kalau pakai mobil bapak biasanya mengajak pula anak tetangga. Sehingga ramai suasananya. Dan kalau pakai mobil, aku pasti duduk dipangkuan bapak sambil memegang stir mobil. Seolah aku lah yang mengendarainya.

Oh, bapak semoga kau bahagia di alam sana. Karena kami disini pun merasa bahagia. Kebahagian yang telah engkau tanam sedari kami kecil. Merasakan manfaat yang besar sekali dari mu yang telah mendidik aku. Sehingga bisa seperti sekarang.

Dari ceritamu aku bisa mengenal begitu banyak watak orang. Dari penat mu kau tetap sisihkan waktu untuk bercengkrama dengan kami. Itu membuat aku mengenal akan pengorbanan dan tanggung jawab.

Namun rinduku kini akan mu, hanya bisa aku sampaikan lewat do'a. Padahal aku ingin memeluk mu dan mengucapkan terima kasih.

Suara mu ketika bercerita dan tawa mu ketika bahagia, kini hanya bisa lewat bayang angan. Padahal aku ingin impikan kau bercerita dan tertawa.

Lewat coretan yang kau gurat di buku itu. Aku tahu apa yang kau inginkan, rasakan dan impikan. Namun mimpi mu untuk membahagiakan mamah belum juga bisa kami wujudkan.

Sebatang lagi rokok ku nyalakan, ku lihat jam di dinding sudah bergerak ke arah jam 2 pagi. Alunan lagu "Ayah" dari koesplus mengisi relung jiwaku. Terhentak aku akan khayalku.

Aku membayangkan betapa kau bahagianya bila melihat aku sudah berkeluarga. Punya istri yang cantik dan anak yang cantik dan semua dalam keadaan sehat. Betapa aku ingin kau tahu bahwa aku merindu mu.

Ingin aku bercerita tentang kebahagiaan ini dengan mu. Agar kau tahu kau tidak sia sia berkorban untuk kami, anakmu.

Namun aku masih malu dengan mu. Karena mimpi mu untuk membahagiakan pasangan jiwa mu. belum pula terwujud melalui ku.

Terima kasih Tuhan, yang telah memberi aku Ibu yang begitu penyayang.
Terima kasih Tuhan, yang telah memberi aku Bapak yang begitu baik.
Terima kasih Tuhan, yang telah memberi aku orang tua yang sabar.
Terima kasih Tuhan, yang telah memberi aku Adik yang lucu lucu.
Terima kasih Tuhan, yang telah memberi aku Istri yang cantik dan pengertian.
Terima kasih Tuhan, yang telah memberi aku Anak yang menjadi obat dari setiap kepenatan.

Izinkan aku ya, Allah. Untuk memberikan kebahagian kepada semuanya.
Izinkan aku ya, Allah. Untuk mewujudkan mimpi mimpi mereka.
Izinkan aku ya, Allah. Untuk..................

Thursday, December 17, 2009

Hasil Test Koneksi IM2

Berawal dari email pemberitahuan bahwa masa aktif Akun IM2 saya sebentar lagi habis. Iseng iseng saya jawab email tersebut. Tapi balasan tidak ke alamat email yang saya terima. Karena alamat email pengirim nya noreply@indosatm2.com.

Isi email saya seperti ini :

sudah hampir 1 tahun jd pelanggan im2. dan sudah merekomendasikan
hampir 50 temen tuk pakai im2. koq layanan yang diperbaiki remainder
isi ulang sih?

sekali kasih promo malah kutoa yang ditambah. padahal efek nya gak
seberapa. wong jaringan yg didapat cuma gprs. mo dikasih seratus gb
juga gak ngaruh kalee.

coba donk yang perbaiki tuh layanan yang emang terasa manfaatnya sama
pelanggan. misal layanan hsdpa bisa dinikmati sampai pelosok. trus
jangan berubah ubah ditengah asyiknya lagi browsing.

saya ini pengguna im2 di 3 tempat dalam sehari. tempat pertama di
daerah mampang kalau sore layanan wcdma suka berubah ubah ke hsdpa.
ini menjadikan lambatnya koneksi internet saya.
tempat ke dua di daerah samali, disini jaringan lebih nyaman walau
kadang seringkali tak terasa mana hsdpa, mana gprs karena kalau pas
peak season. ampyuuuuuun lemot banget mo upload atawa download

yang ketiga dan yang paling parah dari pertama pakai im2 sampai
sekarang layanan yg didapat cuma GPRS. Jadi jangan harap klo di tempat
ke 3 ini saya bisa nyari duit tuk nutup bayar pulsa im2.

Jadi ke depan (jangan sampai keduluan operator lain) mohon dengan amat
sangat layanan diperbaiki yang benar benar bermafaat buat kami, yang
sudah merogoh kocek untuk membayar jasa anda.

Dan tambahan juga, kalau mengadakan promo/undian seperti pengumpulan
point. diperjelas dan transparan aturan main serta penarikan
hadiahnya. Biar pelanggan gak curiga bahwa promo/undian yg dilakukan
cuma BULLSHIT.

Dah ah, cape takut gak ada respon, dah capek capek nulis email ntar
gak ada respon. Sama seperti layanan chat cs atawa email cs yang di
websitenya. mengharap dapat jawaban eh, malah mesti nunggu hampir 2
hari.

Buat Indosat, bantu doa pelanggan setia mu ini. supaya operator lain
ada yang mengeluarkan jasa yang sama dan service yang lebih, yah. Biar
kami masyarakat Indonesia tidak percuma mengeluarkan uang, tuk
mendapatkan kualitas yang sesuai janji.

thx

--
Wawan Darmawan

nb :
kira kira kapan yah email ini dapat respon?
dugaaan saya H+3 paling cepet
dan paling lambat H+ unlimited


Coba deh lihat tebakan saya tentang jawaban respon H+3 ternyata dibalas H+2, Jadi tebakan saya salah. Salut? gak juga lah, karena harapannya dapat jawaban H+1. Walau idealnya H+0, kan jaman dah canggih, iya toh.

Jawaban dari email customer service indosatm2 ternyata saya disuruh, mengirimkan informasi seperti :

1. detail lokasi melakukan koneksi (nama jalan, Rt/Rw),
2. berapa garis sinyal yang didapatkan,
3. website yang ingin diakses,
4. kecepatan yang didapatkan, Bapak dapat melakukan pengecekan kecepatan melalui www.speedtest.net.
5. waktu koneksi mengalami kendala,
6. sistem operasi yang digunakan.

Karena saya berharap kwalitas layanan bisa lebih bagus, maka saya coba melakukan test.
Ini gambar informasi sinyal yang diambil dari modem

sinyal model gprs

Nah sekarang saya mau publiskan hasil test tersebut :
Lokasi 3
Citayam
1. Alamat Lengkap : Komplek lembah griya blok b RT 5/13 Citayam ds Ragajaya
2. Garis Sinyal Yang didapat : GPRS FULL 5 Bars gambarnya tuh :

3. Website yang ingin diakses : http://speedtest.net, http://facebook.com, tukar balance liberty reserve atau paypal
4. Kecepatan yang didapatkan : tidak berhasil didapat karena setelah menunggu lebih dari 30 menit. situs speedtest.net tida bisa loading.
5. Waktu test ini berlangsung : tgl 18 desember 2009 jam 9:57 pm. cek gambar kalau gak percaya.
indosat m2
6. Operating System : Windows XP

Saran yang dianjurkan untuk mematikan windows update, antivirus dan firewall tidak saya turuti. Takut bro ntar laptop gue diserang donk, tul gak? lagian sehari hari browsing kan kita butuh ke 3 service tersebut. jadi mana mungkin saya lakukan saran tersebut.

Lagian kalau bagus hasilnya tanpa ke 3 service tersebut, emang mau apa setiap browsing dimatiin. huff aneh aneh aja sarannya.

Thursday, December 10, 2009

Fenomena Cahaya Aneh di Norwegia

Norwegia di hebohkan dengan cahaya aneh. Kejadian yang menghebohkan pada tanggal 9 desember 2009, telah membuat sibuk institut metereologi Norwegia. Karena dering telepon tidak henti hentinya berbunyi. Untuk mencari tahu fenomena alam apa yang terjadi.


Beberapa ahli pun berspekulasi bahwa Rusia sedang menembakan roket. Namun kedutaan Rusia di Norwegia langsung membantah berita tersebut. Petugas meteorologi, astronom, dan angkatan bersenjata belum bisa menawarkan penjelasan menyangkut masalah tersebut.

Cahaya yang muncul selama 2 sampai dengan 3 menit itu, berhasil diabadikan oleh fotographer amatir bernama Jan Petter Jorgensen. Ketika dia sedang dalam perjalanan menuju pabrik tuna.

Berikut hasil jepretan sang fotographer

fenomena sinar aneh di norwegia

Dan ini berita yang disiarkan oleh TV Norwegia.


Monday, November 23, 2009

Isi Rekomendasi Tim 8

Tim 8 bentukan Presiden Republik Indonesia akhirnya memberikan hasil rekomendasinya pada tanggal 17 Nopember 2009. Dan diserahkan langsung kepada Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Berikut isi Rekomendasi Tim 8 :

EXECUTIVE SUMMARY

Proses hukum terhadap Chandra M Hamzah (selanjutnya disebut "Chandra") dan Bibit Samad Rianto(selanjutnya disebut “Bibit”) menjadi isu strategis di masyarakat karena menimbulkan kecurigaan adanya rekayasa terhadap proses hukum tersebut. Untuk menjawab kecurigaan tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada tanggal 2 November 2009, menerbitkan Keputusan Presiden No. 31 Tahun 2009 tentang Pembentukan Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum atas Kasus Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Rianto (selanjutnya disebut “Tim 8”). Tim 8 bertugas untuk melakukan verifikasi fakta dan proses hukum atas Kasus Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Jangka waktu yang diberikan untuk mengumpulkan fakta dan melakukan verifikasi adalah 14 hari kerja, dan dapat diperpanjang jika diperlukan. Tim 8 juga berwenang untuk berkoordinasi dengan berbagai instansi
pemerintah dan memanggil pihak-pihak yang dianggap terkait dengan penanganan kasus ini. Dalam melaksanakan tugasnya, Tim 8 memverifikasi pihak-pihak yang terkait kasus Chandra dan Bibit, serta melakukan gelar perkara atas kasus tersebut. Terdapat beberapa temuan yang pada intinya menyangkut:

a. Dugaan adanya praktik mafia hukum, sebagaimana terindikasi dalam rekaman penyadapan pembicaraan Anggodo Widjojo dengan pihak-pihak tertentu yang diputar dalam sidang di Mahkamah Konstitusi pada tanggal 3 November 2009;

b. Antasari Azhar berinisiatif untuk membuka dugaan suap terhadap pimpinan KPK, melalui testimoni yang dibuatnya dan membuat Laporan Pengaduan kepada polisi;

c. Adanya potensi benturan kepentingan pada tahap penyidikan perkara Chandra dan Bibit, antara Susno Duadji sebagai pribadi yang tersadap KPK, dengan jabatannya selaku Kabareskrim. Hasil sadapan telepon tersebut antara lain pembicaraan Susno Duadji dengan Lucas, terkait upaya pencairan dana milik Budi Sampoerna di Bank Century.

Berdasarkan verifikasi tersebut, Tim 8 menyimpulkan dan merekomendasikan hal-hal sebagai berikut:

A. KESIMPULAN

1. Proses Hukum Chandra dan Bibit

a. Pada awalnya, proses pemeriksaan terhadap dugaan adanya penyuapan dan/atau pemerasan dalam kasus Chandra dan Bibit adalah wajar (tidak ada rekayasa) berdasarkan alasan-alasan:

1) Testimoni Antasari Azhar
2) Laporan Polisi oleh Antasari Azhar
3) Rekaman pembicaraan Antasari Azhar dengan Anggoro di Singapura di Laptop Antasari Azhar di KPK
4) Keterangan Anggodo tanggal 7 Juli 2009
5) Keterangan Anggoro tanggal 10 Juli 2009 di Singapura
6) Keterangan Ari Muladi.

b. Dalam perkembangannya Polisi tidak menemukan adanya bukti penyuapan dan/atau pemerasan namun demikian Polisi terlihat memaksakan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Chandra dan Bibit dengan menggunakan:

1) Surat pencegahan ke luar negeri terhadap Anggoro
2) Surat pencegahan dan pencabutan cegah keluar negeri terhadap Djoko Tjandra.

c. Polri tidak memiliki bukti yang cukup untuk mendakwa Chandra dan Bibit atas dasar
penyalahgunaan wewenang berdasarkan Pasal 23 UU Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 421 KUHP dan pemerasan berdasarkan Pasal 12 (e) Undang-undang Tindak Pidana Korupsi serta percobaannya berdasarkan Pasal 15 UU Tindak Pidana Korupsi.
d. Dalam gelar perkara tanggal 7 Nopember 2009, Jaksa Peneliti Kasus Chandra dan Bibit juga menilai bahwa bukti-bukti yang diajukan oleh penyidik masih lemah.
e. Aliran dana dari Anggodo Widjojo ke Ari Muladi terputus dan tidak ada bukti yang menyatakan uang tersebut sampai ke tangan pimpinan KPK.

2. Profesionalisme Penyidik dan Penuntut

Tim 8 berkesimpulan profesionalisme penyidik dari Kepolisian dan penuntut dari Kejaksaan sangat lemah mengingat sangkaan dan dakwaan tidak didukung oleh fakta dan bukti yang kuat. Fenomena mengikuti ‘apa yang diinginkan oleh atasan’ dikalangan penyidik dan penuntut umum masih kuat, sehingga penyidik dan penuntut umum tidak bebas mengembangkan temuannya secara obyektif dan adil. Sehingga terkesan adanya rekayasa. Munculnya intruksi dari atasan tersebut, tidak terlepasdari adanya benturan kepentingan pada atasan yang bersangkutan.

3. Makelar Kasus

Dalam proses verifikasi yang dilakukan oleh Tim 8, ditemukan dugaan kuat atas terjadinya fenomena Makelar Kasus (Markus). Fenomena ini tidak hanya ada di Kepolisian, Kejaksaan, ataupun Advokat, tetapi juga di KPK dan LPSK. Bahkan pada kasus lainnya, mafia hukum juga menjangkiti profesi notaris dan Pengadilan.

4. Institutional Reform
Tim 8 juga menemukan adanya permasalahan institusional dan personal di dalam tubuh kepolisian, kejaksaan, KPK, termasuk Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sehingga menimbulkan disharmoni dan tidak efektifnya institusi-institusi tersebut dalam menjalankan tugas dan wewenangnya.

B. REKOMENDASI

Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh, Tim 8 merekomendasikan kepada Presiden untuk:

1. Setelah mempelajari fakta-fakta, lemahnya bukti-bukti materil maupun formil dari penyidik, dan demi kredibilitas sistem hukum, dan tegaknya penegakan hukum yang jujur dan obyektif, serta memenuhi rasa keadilan yang berkembang di masyarakat, maka proses hukum terhadap Chandra M. Hamzah dan Bibit S. Rianto sebaiknya dihentikan. Dalam hal ini Tim 8 merekomendasikan agar:


a. Kepolisian menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dalam hal perkara ini masih di tangan kepolisian;

b. Kejaksaan menerbitkan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKPP) dalam hal perkara ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan; atau

c. Jika kejaksaan berpendapat bahwa demi kepentingan umum, perkara perlu dihentikan, maka berdasarkan asas opportunitas, Jaksa Agung dapat mendeponir perkara ini.


2. Setelah menelaah problematika institusional dan personel lembaga-lembaga penegak hukum di mana ditemukan berbagai kelemahan mendasar maka Tim 8 merekomendasikan agar Presiden melakukan:

a. Untuk memenuhi rasa keadilan, menjatuhkan sanksi kepada pejabat-pejabat yang bertanggung jawab dalam proses hukum yang dipaksakan dan sekaligus melakukan reformasi institusional pada tubuh lembaga kepolisian dan kejaksaan;
b. Melanjutkan reformasi institusional dan reposisi personel pada tubuh Kepolisian, Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Lembaga Perlindungan saksi dan Korban (LPSK) – tentu dengan tetap menghormati independensi lembaga-lembaga tersebut, utamanya KPK.

Untuk mereformasi lembaga-lembaga penegak hukum tersebut diatas maka Presiden dapat menginstruksikan dilakukannya ‘governance audit’ oleh suatu lembaga independen, yang bersifat diagnostic untuk mengidentifikasi persoalan dan kelemahan mendasar di tubuh lembaga-lembaga penegak hukum tersebut.

3. Setelah mendalami betapa penegakan hukum telah dirusak oleh merajalelanya makelar kasus (markus) yang beroperasi di semua lembaga penegak hukum maka sebagai ‘shock therapy’ Presiden perlu memprioritaskan operasi pemberantasan makelar kasus (markus) di dalam semua lembaga penegak hukum termasuk di lembaga peradilan dan profesi advokat; dimulai dengan pemeriksaan secara tuntas dugaan praktik mafia hukum yang melibatkan Anggodo Widjojo dan Ari Muladi oleh aparat terkait.

4. Kasus-kasus lainnya yang terkait seperti kasus korupsi Masaro; proses hukum terhadap Susno Duadji dan Lucas terkait dana Budi Sampoerna di Bank Century; serta kasus pengadaaan SKRT Departemen Kehutanan; hendaknya dituntaskan.

5. Setelah mempelajari semua kritik dan input yang diberikan tentang lemahnya strategi dan implementasi penegakan hukum serta lemahnya koordinasi di antara lembaga–lembaga penegak hukum maka Presiden disarankan membentuk Komisi Negara yang akan membuat program menyeluruh dengan arah dan tahapan-tahapan yang jelas untuk pembenahan lembaga-lembaga hukum, termasuk organisasi profesi Advokat, serta sekaligus berkoordinasi dengan lembaga-lembaga hukum lainnya untuk menegakkan prinsip-prinsip negara hukum, due proccess of law, hak-hak asasi manusia dan keadilan

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

1. Proses hukum terhadap Chandra M. Hamzah (selanjutnya disebut “Chandra”) dan Bibit Samad Rianto (selanjutnya disebut “Bibit”) menjadi isu strategis di masyarakat karena menimbulkan kecurigaan adanya rekayasa terhadap proses hukum tersebut.

2. Kecurigaan masyarakat timbul karena sejumlah alasan, di antaranya:

a. Beredarnya transkrip rekaman pembicaraan Antasari Azhar dengan Anggoro Widjojo di Singapura di berbagai media massa;

b. Beredarnya rumor penyadapan terhadap Susno Duadji terkait pencairan dana dari Bank Century, yang kemudian memunculkan istilah “Cicak vs. Buaya” oleh Susno Duadji dalam wawancara dengan Majalah Tempo;

c. Penetapan Chandra dan Bibit sebagai Tersangka oleh Kepolisian pada tanggal 15 September 2009 dengan sangkaan pemerasan dan penyalahgunaan wewenang jabatan;

d. Beredarnya transkrip rekaman penyadapan telpon Anggodo yang menyebut-nyebut RI 1;

e. Dilakukannya penahanan Chandra dan Bibit pada tanggal 29 Oktober 2009 oleh Kepolisian meski dasar hukum dianggap masih lemah yang mengakibatkan beberapa tokoh nasional, praktisi serta akademisi menjaminkan dirinya, agar polisi menangguhkan penahanan Chandra dan Bibit.


3. Untuk menepis kecurigaan masyarakat yang berimbas pada suasana tidak kondusif pada stabilitas sosial dan politik, Presiden mengundang sejumlah tokoh yaitu Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina), Komaruddin Hidayat (Rektor UIN Syarif Hidayatullah), Teten Masduki (Sekjen Transparansi Internasional Indonesia), dan Hikmahanto Juwana (Guru Besar Ilmu Hukum UI) untuk membicarakan kondisi yang terjadi dan usulan bagi penyelesaian permasalahan.


4. Pada pertemuan tersebut diusulkan agar Presiden membentuk Tim Pencari Fakta yang independen untuk menepis kecurigaan dan ketidak-percayaan (mistrust and distrust) masyarakat atas proses hukum terhadap Chandra dan Bibit.

5. Usulan ini disampaikan mengingat proses hukum atas Chandra dan Bibit tidak sekedar masalah formal legal melainkan sudah berdampak pada masalah sosial, politik dan ekonomi.

6. Suasana ketika itu ditandai dengan memuncaknya ketegangan antara masyarakat yang mendukung Chandra dan Bibit di satu pihak dengan Kepolisian di lain pihak yang berkeras untuk melakukan proses hukum. Dukungan masyarakat terhadap Chandra dan Bibit berbentuk jaminan untuk penangguhan hingga dukungan dalam dunia maya berupa akun facebook.


7. Pada tanggal 2 November 2009, Presiden menerbitkan Keputusan Presiden No. 31 Tahun 2009 tentang Pembentukan Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum atas Kasus Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Rianto (selanjutnya disebut “Tim 8”).

B. RUANG LINGKUP

1. Tim 8 berdasarkan Keputusan Presiden No. 31 Tahun 2009, Tim 8 bertugas untuk melakukan verifikasi fakta dan proses hukum atas Kasus Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto.


2. Jangka waktu yang diberikan untuk mengumpulkan fakta dan melakukan verifikasi adalah 14 hari kerja.


3. Tim 8 diberi kewenangan untuk berkoordinasi dengan berbagai instansi pemerintah dan memanggil pihak-pihak yang dianggap terkait dengan penanganan kasus ini.

BAB II
KEGIATAN TIM 8

Dalam melaksanakan tugas yang dibebankan pada Tim 8, Tim 8 telah melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mengumpulkan fakta terkait proses hukum atas Chandra dan Bibit, serta melakukan proses verifikasi melalui gelar perkara oleh para penyidik Kepolisian yang dihadiri oleh peneliti perkara dari Kejaksaan Agung.

Dalam bab ini akan diuraikan sejumlah kegiatan yang dilakukan oleh Tim 8

A. MENDENGARKAN REKAMAN SADAPAN KPK DI MAHKAMAH KONSTITUSI

1. Sehari setelah terbentuk, Tim 8 melakukan rapat konsolidasi dilanjutkan dengan turut mendengarkan pemutaran rekaman penyadapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap telepon Anggodo Widjojo dalam sidang Mahkamah Konstitusi (MK).

2. Adapun rekaman penyadapan yang diperdengarkan adalah sebagai berikut:
a. Kasus Masaro oleh Anggodo;
b. Perincian uang dari Anggodo kepada Ari Muladi;
c. Rekaman minta bantuan ke Kejaksaan;
d. Pencatutan nama RI 1;
e. Minta bantuan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK);
f. Menyusun strategi dari suap menjadi pemerasan;
g. Lapor menang komitmen tinggi dan ancaman terhadap Chandra;
h. Penghitungan fee pihak terkait;
i. Untuk mempengaruhi AM (Ari Muladi) kembali ke BAP awal.

B. MENYAMPAIKAN REKOMENDASI INTERIM GUNA MENENANGKAN MASYARAKAT

1. Pasca diperdengarkannya rekaman sadapan KPK di Mahkamah Konstitusi, masyarakat bereaksi sangat luar biasa. Untuk menenangkan reaksi masyarakat agar terhindar hal-hal yang tidak diinginkan maka Tiim 8 mengeluarkan Rekomendasi Interim pada tanggal 3 November 2009 kepada Presiden dan melakukan koordinasi langkah-langkah yang perlu diambil oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (selanjutnya disebut “Kapolri”).

2. Adapun rekomendasi kepada Presiden adalah sebagai berikut:

a. perlu diambil langkah-langkah yang cepat dan antisipatif dengan membebastugaskan (menonaktifkan) Pejabat Tinggi Kepolisian dan Kejaksaan yaitu: Susno Duadji (Kabareskrim) dan Abdul Hakim Ritonga (Wakil Jaksa Agung) yang disebut dalam rekaman sadapan. Pembebastugasan tersebut diperlukan agar dapat dilakukan pemeriksaan yang lebih efektif, obyektif dan terhindar dari benturan kepentingan;

b. tindakan yang cepat tersebut perlu dilakukan untuk memberikan pesan yang jelas kepada masyarakat bahwa Pemerintah memiliki komitmen kuat untuk menegakan hukum secara obyektif, jujur dan adil;

c. persoalan yang mengemuka tidak semata-mata dilihat sebagai persoalan individu (oknum), akan tetapi sebagai sebuah persoalan institusional dan sistemik di mana Presiden perlu mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk melakukan reformasi menyeluruh terhadap semua aparatur penegak hukum.

3. Sementara, koordinasi yang dilakukan kepada Kapolri dalam bentuk menyampaikan rekomendasi sebagai berikut:

a. Mengabulkan permintaan penangguhan penahanan kepada Chandra dan Bibit agar penahanan tidak dipersepsikan oleh masyarakat sebagai simbol kesewenang-wenangan Polri dan upaya Polri melawan KPK;

b. Melakukan penangkapan terhadap Anggodo Widjojo yang menjadi simbol keresahan masyarakat pasca didengarkannya rekaman sadapan secara nasional oleh sejumlah media; dan

c. Menonaktifkan Susno Duadji yang disebut-sebut dalam rekaman dan menjadi simbol dari Kepolisian.

C. MENDENGARKAN DAN MENDALAMI KETERANGAN

1. Dalam melakukan pengumpulan fakta, Tim 8 memulai dengan mendengarkan dan mendalami keterangan dari berbagai pihak, yaitu:

a. Civil Society
Pertemuan dilakukan pada hari Rabu, 4 November 2009 yang dihadiri oleh perwakilan 15 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yakni KRHN, LBH Jakarta, Transparency International Indonesia, Indonesia Police Watch, Imparsial, Elsam, ICJR, Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), LeIP, Dompet Dhuafa Republika, Pro Patria Institute, P2D, PB HMI, LIPI. Tujuan dari pertemuan ini adalah mengetahui apa yang menjadi concern masyarakat terhadap proses hukum Chandra dan Bibit.

Dalam pertemuan juga didengar aspirasi LSM. Aspirasi ini antara lain adalah penyelesaian kasus PT. Masaro dan kasus Bank Century; perlunya transparansi dan akuntabilitas tim dalam menyampaikan substansi rekomendasi yang disampaikan kepada Presiden kepada publik; perlunya Presiden melakukan bureaucratic reform yang menyeluruh terhadap semua institusi penegak hukum; dan meminta supaya tim membuat rekomendasi kepada Presiden untuk memberhentikan Kapolri dan Jaksa Agung.

b. Pemimpin Redaksi Media Massa
Pertemuan dengan pemimpin Redaksi Media Massa diadakan di Hotel Nikko pada hari Rabu, 4 November 2009. Pertemuan dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan masukan dari media terkait dengan masalah ini. Disamping itu, Tim 8 memanfaatkan pertemuan ini untuk menjelaskan alasan dibentuknya Tim 8 dan apa yang menjadi tugas. Ini penting agar pers mengetahui persis keberadaan dari Tim 8 agar tidak terjadi distorsi pemberitaan.
9
c. Kapolri dan Jajarannya

Pertemuan dengan Kapolri dan jajarannya dilakukan pada hari Kamis, 5 November 2009. Dalam pertemuan, Kapolri mengikutsertakan tim penyidik kasus Chandra dan Bibit. Pertemuan ini tidak dihadiri oleh Susno Duadji. Dalam keterangan Kapolri menyampaikan kronologis penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh Polri terhadap Chandra dan Bibit. Kapolri juga menyampaikan pasal-pasal yang menjadi dasar sangkaan atas Chandra dan Bibit. Kapolri juga membeberkan beberapa alat bukti yang dipergunakan oleh penyidik.

Pada kesempatan tersebut disepakati penyidik Polri akan melakukan gelar perkara dihadapan Tim 8 dengan dihadiri pihak Kejaksaan. Setelah Kapolri memberikan keterangan dan meninggalkan tempat, Kapolri mempersilahkan Tim 8 untuk mendapat keterangan mendalam dari penyidik kasus Chandra dan Bibit. Tim 8 melakukan penggalian untuk mendapatkan sejumlah fakta dari penyidik Polri.

d. Anggodo Widjojo
Pertemuan dengan Anggodo Widjojo diadakan pada hari Kamis, 5 November 2009. Anggodo merupakan adik dari Anggoro Widjojo dan menjadi tokoh yang disadap oleh KPK. Kehadirian Anggodo didampingi oleh beberapa advokatnya, antara lain, Indra Sahnun Lubis (ketua tim) dan Bonaran Situmeang. Anggodo memberikan keterangan mengenai: penanganan kasus PT. Masaro Radiokom oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK); penyerahan uang beserta jumahnya kepada Ari Muladi yang ditujukan kepada kepada sejumlah pimpinan KPK dan deputi serta direktur; pembuatan kronologis bersama Ari Muladi; larangan pencegahan oleh KPK terhadap Anggoro; pembicaraan antara Anggodo dengan beberapa orang yang disadap oleh KPK; serta klarifikasi ‘ancaman’ pembunuhan terhadap Chandra.

e. Chandra dan Bibit
Pertemuan dilakukan pada hari Kamis, 5 November 2009 dengan tujuan memperoleh fakta melalui keterangan yang disampaikan. Kehadiran Chandra dan Bibit didampingi oleh advokat para advokatnya, antara lain, Luhut Pangaribuan, Alexander Lay dan Taufik Basari.

Chandra dan Bibit memberi keterangan yang bertujuan untuk menangkis dugaan penerimaan uang dari Anggoro maupun Anggodo. Dalam keterangan disampaikan sejumlah fakta, antara lain, ketidakbenaran hubungan emosional antara Chandra dengan M.S. Ka’ban sebagaimana ditenggarai oleh Polri; kronologis penanganan kasus PT. Masaro Radiokom; penjelasan atas tidak segera dilimpahkannya kasus PT Masaro ke pengadilan.

Dalam pertemuan Tim Pembela juga menyampaikan perihal konstruksi hukum yang janggal terkait dengan penyidikan yang dilakukan oleh Polri.

f. Komisi Pemberantasan Korupsi
Pertemuan diadakan pada hari Kamis, 5 November 2009. Dalam pertemuan, semua pimpinan KPK hadir didampingi Deputi Penindakan Ade Rahardja. KPK menyampaikan sejumlah keterangan diantaranya kewenangan penetapan pencegahan seseorang bepergian ke luar negeri; penanganan kasus PT. Masaro Radiokom dan kasus alih fungsi hutan lindung dengan terdakwa Yusuf E. Faisal; dugaan keterlibatan Ade Rahardja dalam transaksi pemberian uang kepada sejumlah pimpinan KPK; surat pencabutan pencegahan palsu; mekanisme tentang pelaksanaan musyawarah antar pimpinan sebagai wujud dari keputusan pimpinan KPK yang bersifat kolegial; dan perihal penyadapan atas Lucas yang melibatkan Susno Duadji.

g. Jaksa Agung dan Jajarannya
Pertemuan dengan Jaksa Agung beserta jajarannya dilakukan pada hari Jumat, 6 November 2009. Jaksa Agung didampingi oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), pejabat teras Kejaksaan Agung, serta sejumlah jaksa peneliti yang akan menangani kasus Chandra dan Bibit. Jaksa Agung terlebih dahulu menyampaikan keterangan terkait pengunduran diri Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga beserta alasannya. Setelah itu Jaksa Agung menyampaikan berbagai hal seputar rekaman pembicaraan yang disadap oleh KPK di mana disebut nama AH Ritonga (ketika itu menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Wisnu Subroto yang mantan Jaksa Agung Muda Intelijen. Jaksa Agung juga memberi penegasan tentang independensi Kejaksaan dalam penanganan kasus Chandra dan Bibit. Kejaksaan tidak bisa membuka secara rinci terkait dengan penuntutan yang akan dilakukan oleh Chandra dan Bibit karena terikat dengan sumpah jabatan.

Jaksa Agung juga sudah menyampaikan pihak Kejaksaan yang memberi petunjuk kepada penyidik Polri guna melengkapi berkas perkara, diantaranya, dengan memasukkan delik pemerasan. Jaksa Agung juga menyampaikan keterangan secara sekilas tentang posisi kasus dan proses penanganannya oleh Kejaksaan Agung. Namun penjelasan secara terperinci disampaikan oleh Jampidsus dan jaksa peneliti yang masing-masing terdiri dari 4 orang untuk satu berkas perkara.

h. Susno Duadji (Kabareskrim Polri/Non Aktif)
Pertemuan dengan Susno Duadji dilakukan pada hari Jumat, 6 November 2009. Susno Duadji menemui Tim 8 dengan didampingi oleh M. Panggabean, Wakadiv hukum Mabes Polri. Susno Duadji memberikan keterangan perihal alasan pengunduran dirinya dari jabatan Kabareskrim; penegasan bahwa dirinya tidak menerima uang dari siapapun dalam kasus Bank Century; perihal surat keterangan dari Kabareskrim tentang status dana milik Budi Sampurno guna kepentingan pencairan dana; kemunculan dirinya dalam rekaman penyadapan pembicaraan yang dilakukan KPK; tujuan kunjungan ke Singapura untuk menemui Anggoro Widjojo; tindakan Susno Duadji yang tersadap untuk mengesankan seolah-olah akan menerima sebuah tas, meski sebenarnya kosong sebagai bentuk kontra intelijen; istilah Cicak versus Buaya yang dimunculkannya; dan perannya dalam proses hukum atas Chandra dan Bibit.

i. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
Pertemuan dengan PPATK diadakan pada hari Jumat, 6 November 2009 yang dihadiri oleh Kepala PPATK, Yunus Hussein. Dalam keterangannya disampaikan hal-hal yang terkait dengan informasi rekening Chandra dan Bibit. PPATK menyampaikan bahwa tidak terdapat aliran dana yang masuk terkait kasus PT. Masaro kepada Chandra ataupun Bibit. Selain itu, PPATK juga memberikan informasi secara lisan tentang arus keluar masuk dana ke rekening Ari Muladi, Anggodo. Demi keamanan semua pihak, PPATK meminta permohonan informasi rekening dilakukan secara tertulis oleh Tim 8 dan PPATK akan memberi jawaban secara tertulis juga. Selain itu, PPATK juga memberikan penjelasan seputar modus pencucian uang.

j. Ari Muladi
Pertemuan dengan tokoh sentral penyerahan uang dari Anggodo ke sejumlah Pimpinan KPK, Ari Muladi dilakukan pada hari Sabtu, 7 November 2009. Kehadiran Ari Muladi didampingi oleh beberapa advokat, diantaranya, Sugeng Teguh Santoso. Peran Ari Muladi dalam kasus ini adalah sebagai orang kepercayaan Anggodo yang diberikan tugas untuk menyerahkan uang kepada pimpinan KPK. Secara terperinci Ari Muladi memberikan keterangan, antara lain: seputar perkenalannya dengan Anggodo; kronologis penyerahan uang dari Anggodo kepada Ari; pencabutan keterangan Ari Muladi atas Berita Acara Pemeriksaan yang pertama di Mabes Polri; pertemuannya dengan Kabareskrim Susno Duadji di Mabes Polri; seputar pemeriksaan dirinya yang dilakukan secara marathon; dan penegasan bahwa Ari tidak pernah menyerahkan sendiri uang dari Anggodo kepada pimpinan KPK, melainkan melalui seseorang yang bernama Yulianto.

k. Eddy Sumarsono
Pertemuan dengan Eddy Sumarsono diadakan pada hari Sabtu, 7 November 2009. Pertemuan tidak dilakukan atas dasar undangan Tim 8, melainkan Eddy Sumarsono yang meminta waktu kepada Tim 8. Peran Eddy Sumarsono dalam kaitan dengan perkara Chandra dan Bibit adalah sebagai pihak yang memberi informasi kepada Antasri Azhar sebagai Ketua KPK saat itu terkait dengan adanya pimpinan KPK yang menerima uang dari Anggoro. Atas dasar informasi inilah Antasari Azhar difasilitasi untuk bertemu dengan Anggoro di Singapura dan Ari Muladi di Malang.

Eddy Sumarsono juga memberi keterangan seputar perkenalannya dengan Antasari Azhar, melalui seorang jaksa yang bernama Irwan Nasution.

Tim 8 mempertanyakan motivasi kedatangan Eddy dalam kasus ini. Dalam pertemuan terungkap bahwa sebenarnya Eddy memberikan keterangan tentang informasi yang tidak dialami, didengar atau dilihat sendiri. Tetapi mendengar cerita dari orang lain (testimonium de auditu).

l. Antasari Azhar
Pertemuan dengan Antasari Azhar diadakan sebanyak 2 kali yaitu pada hari Sabtu dan Minggu, 7-8 November 2009. Antasari Azhar didampingi sejumlah advokatnya, antara lain, Juniver Girsang, Hotma Sitompul dan lain-lain. Antasari Azhar memberikan keterangan perihal pembuatan testimoni yang menjadi dasar bagi Kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan atas Chandra dan Bibit; hubungan antara kasus tuduhan pembunuhan atas Antasari Azhar dengan kasus Chandra dan Bibit; pertemuan dengan Anggoro di Singapura; proses penyelidikan dan penyidikan atas kasus PT. Masaro; kasus korupsi alih fungsi hutan lindung di Sumatera Selatan dengan terdakwa Yusuf E. Faisal; dan dugaan pimpinan KPK menerima uang dari Anggodo berikut tindakan yang diambil oleh Antasari Azhar.

m. Tim Majalah Tempo

Pertemuan dengan Tim Majalah Tempo dilakukan pada hari Senin, 9 November 2009, bertempat di Hotel Nikko. Tim Tempo diwakili oleh Pemimpin redaksi majalah Tempo, Toriq Haddad yang didampingi oleh beberapa redaktur/wartawan. Tempo memberikan keterangan perihal hasil investigasi wartawannya terkait proses pencairan dana Budi Sampoerna di Bank Century; peranan Robert Tantular dalam kasus Bank Century; peranan Lucas sebagai pengacara Budi Sampoerna dalam pencairan dana di Bank Century; komunikasi-komunikasi yang terjadi antara Lucas dengan Kabareskrim, Susno Duadji; serta temuan-temuan lain seputar penanganan kasus Bank Century yang terkait dana Budi Sampoerna yang diupayakan pencairannya oleh Lucas dengan bantuan Susno Duadji.

n. Ade Rahardja (Deputi Bidang Penindakan KPK) Pertemuan dengan Ade Rahardja diadakan pada hari Rabu, 11 November 2009. Ade Rahardja merupakan pihak yang penting dalam penyampaian uang dari Ari Muladi sejumlah Pimpinan KPK sebagaimana tertuang dalam BAP Polisi pertama atas Ari Muladi. Dalam keterangannya Ade Rahardja menyampaikan fakta bahwa dirinya tidak mengenal Anggoro, Ari Muladi ataupun Yulianto. Tim 8 juga mempertanyakan keterkaitan kasus SKRT dengan kasus alih fungsi hutan lindung Tanjung Api-Api.

o. Bambang Widaryatmo (Mantan Direktur Penindakan KPK)
Pertemuan dengan Bambang Widaryatmo diadakan pada hari Rabu, 11 November 2009. Kehadiran Bambang didampingi oleh Kombes Pol Dr. Iza Fadri, S.Ik., S.H., M.H. dari Divisi Hukum Mabes Polri. Dalam keterangannya Bambang membantah bahwa dirinya mengenal dan berhubungan ataupun menerima uang dari Ari Muladi, Anggoro, Anggodo, maupun Yulianto.

Selain itu, Bambang juga mengungkapkan sejumlah kelemahan sistem dalam KPK di antaranya berupa penyimpangan administrasi dan konflik antar pimpinan yang terdapat dalam institusi KPK, khususnya dalam proses penyidikan kasus korupsi. Pengalaman tersebut dialami Bambang selama menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK. Bambang juga menceritakan latar belakang kepentingan pribadi pimpinan dibalik perpindahan tempat tugasnya dari KPK ke Mabes Polri.

p. Abdul Hakim Ritonga (Mantan Wakil Jaksa Agung)
Pertemuan dengan Abdul Hakim Ritonga diadakan pada hari Rabu, 11 November 2009. Kehadiran Ritonga diserta dengan sejumlah pihak dari Kejaksaan dan pengacaranya. Ritonga memberikan keterangan antara lain tentang hubungan perkenalannya dengan Yuliana Ong; seputar penyakit yang dialaminya sehingga dikenalkan pada Yuliana sebagai tukang pijat.

Tim 8 mempertanyakan kepada Ritonga tentang rekaman pembicaraan KPK terkait dengan pernyataan Yuliana bahwa dirinya didukung oleh RI 1; posisi Jampidum dalam kasus Chandra dan Bibit; maksud ‘kata duren’, dan pijat yang dilakukan oleh Yuliana kepada Ritonga.

q. Wisnu Subroto (Mantan JamIntel Kejaksaan Agung)
Pertemuan dengan Wisnu Subroto diadakan pada hari Rabu, 11 November 2009. Wisnu memberikan keterangan antara lain tentang perkenalannya dengan Anggodo serta mempunyai hubungan usaha dalam jual beli cincin dan paket kayu jati; penegasan bahwa dirinya tidak mengenal Anggoro, Yuliana dan Ari Muladi; dan klarifikasi tentang pembicaraan dirinya yang disadap oleh KPK.

r. Kombes Pol M. Iriawan (Wakil Direktur I Bareskrim Polri)
Pertemuan dengan Kombes Pol M. Iriawan diadakan pada hari Kamis, 12 November 2009. Pertemuan dilakukan atas permintaan dari Polri yang disampaikan secara resmi oleh Iza Fadri sehari sebelumnya pada pertemuan dengan Bambang Widaryatmo. Kombes Iriawan di dampingi oleh beberapa penyidik dari Bareskrim yang menangani kasus Antasari Azhar. Dalam keterangannya disampaikan, antara lain, tentang penanganan kasus pembunuhan atas Nasrudin dengan tersangka Antasari; penggeledahan ruangan dan penyitaan Laptop Antasari; perihal waktu pembuatan dan penyerahan testimoni Antasari; perihal pembuatan Laporan Polisi terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan penyuapan yang dilakukan oleh pimpinan KPK; dan perihal pencabutan BAP Williardi Wizar.

s. Edy Widjaya (Pemilik Show Room Duta Motor)
Pertemuan dengan Edy Widjaya diadakan pada hari Minggu, 15 November 2009. Pertemuan dilakukan atas permintaan yang bersangkutan terkait dugaan pemberian mobil Mercy kepada Wisnu Subroto oleh Anggodo – sebagaimana terekam dalam pembicaraan telepon yang disadap oleh KPK. Dalam keterangannya, Edy Widjaya menyatakan Anggodo membeli dua mobil mercy seri S 300 yang diatasnamakan dua anak Anggodo. Harga satu mobil mercy tersebut, menurut Edy Widjaya adalah Rp 1,6 miliar. Pembelian salah satu mobil mercy tersebut, pembayarannya dengan cara menukar mobil BMW milik Wisnu Subroto, yang dihargai Rp 500 juta, dan kekurangannya (Rp 1,1 miliar) ditambahkan oleh Anggodo.

D. VERIFIKASI MELALUI GELAR PERKARA

1. Tugas tim 8 setelah mendapatkan fakta atas proses hukum terhadap Chandra dan Bibit dari sejumlah pihak, menggunakan fakta tersebut sebagai dasar dalam gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik Polri dan dihadiri oleh peneliti dari Kejaksaan.

2. Gelar perkara dilakukan pada hari Sabtu, 7 November 2009, pukul 19.00.

3. Untuk memperkuat verifikasi, Tim 8 mengundang 2 orang ahli di bidang Kepolisian dan Kejaksaan, yakni Prof. Farouk Muhammad (mantan Gubernur PTIK) dan Dr. Ramelan, S.H., M.H (mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus).

4. Dalam gelar perkara, Tim 8 melakukan proses tanya jawab guna mendalami fakta, bukti dan pasal yang digunakan oleh penyidik Polri. Tim 8 memposisikan sebagai Jaksa peneliti yang harus membuat dakwaan dan menyertakan fakta dan bukti-bukti di persidangan.

5. Dalam gelar perkara, terungkap penyidik Polri berpatokan pada keterangan dalam BAP pertama oleh Ari Muladi dan untuk memperkuat keterangan tersebut digunakan petunjuk- petunjuk bahwa telah terjadi penyerahan uang kepada Chandra dan Bibit.

Transkrip lengkap pidato Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono

Hari ini, Senin 23 Nopember 2009. Presiden Republik Indonesia akhirnya menjelaskan kepada rakyat Indonesia, tentang kasus yang hangat. Seperti kasus Bank Century dan kedua kasus Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto.

Dan seperti biasa pro dan kontra langsung menyambut pidato presiden. Seperti pidato yang tidak jelas dan lain sebagainya. Nah bagaimana tanggapan anda berikut transkrip lengkap pidato Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.


Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam sejahtera bagi kita semua

Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air yang saya cintai dan saya banggakan

Dengan terlebih dahulu memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa serta dengan memohon ridho-Nya pada malam hari ini saya ingin menyampaikan penjelasan kepada seluruh rakyat Indonesia menyangkut dua isu penting yang berkaitan dengan penegakan hukum dan keadilan di negeri kita. Isu penting yang saya maksud adalah pertama, kasus Bank Century dan kedua kasus Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto yang keduanya telah menjadi perhatian masyarakat yang amat mengemuka. Kedua isu ini juga telah mendominasi pemberitaan di hampir semua media massa disertai dengan percakapan publik yang menyertainya, bahkan disertai pula dengan berbagai desas-desus atau rumor yang tidak mengandungi kebenaran. Oleh karena itu, selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, malam ini saya pandang perlu untuk menjelaskan duduk persoalan serta sikap pandangan dan solusi yang perlu ditempuh terhadap kedua permasalahan tersebut.

Dalam waktu 2 minggu terakhir ini, saya sengaja menahan diri untuk tidak mengeluarkan pernyataan menyangkut Bank Century dan kasus Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto, dengan alasan:

Kesatu, menyangkut kasus Bank Century selama ini saya masih menunggu hasil Pemeriksaan Investigasi yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dilakukan atas permintaan DPR RI. Saya sungguh menghormati proses itu dan saya tidak ingin mengeluarkan pernyataan yang mendahului, apalagi ditafsirkan sebagai upaya mempengaruhi proses audit investigatif yang dilakukan BPK. Tadi sore saya telah bertemu dengan Ketua dan anggota BPK yang menyampaikan laporan hasil pemeriksaan investigasi atas Bank Century. Dengan demikian, malam ini tepat bagi saya untuk menyampaikan sikap dan pandangan saya berkaitan dengan kasus Bank Century tersebut.

Kedua, menyangkut kasus hukum Sdr Chandra M Hamzah dan Sdr Bibit Samad Riyanto malam ini saya pandang tepat pula untuk menyampaikan sikap pandangan dan solusi paling tepat terhadap permasalahan itu. Mengapa? Saudara-saudara masih ingat pada tanggal 2 November 2009 yang lalu dengan mencermati dinamika di lingkungan masyarakat luas yang antara lain berupa silang pendapat kecurigaan dan ketidak-percayaan atas proses penegakan hukum yang dilakukan oleh Polri dan Kejaksaan Agung, saya telah membentuk sebuah Tim Independen, yaitu Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum Sdr. Chandra M.Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto. Tim Independen ini yang sering disebut Tim-8 bekerja selama 2 minggu, siang dan malam, dan akhirnya pada tanggal 17 November 2009 yang lalu secara resmi telah menyerahkan hasil kerja dan rekomendasinya kepada saya. Setelah selama 5 hari ini jajaran pemerintah, termasuk pihak Polri dan Kejaksaan Agung saya instruksikan untuk merespons hasil kerja dan rekomendasi Tim-8, maka malam hari ini secara resmi saya akan menyampaikan kepada rakyat Indonesia, apa yang sepatutnya kita laksanakan ke depan.

Saudara-saudara,

Sebelum saya masuk ke dalam inti permasalahan tentang bagaimana sebaiknya kasus Bank Century dan kasus Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto ini kita selesaikan dengan baik, saya ingin menyampaikan kepada segenap masyarakat luas bahwa cara-cara penyelesaian terhadap kasus hukum yang memiliki perhatian publik luas seperti ini mestilah tetap berada dalam koridor konstitusi hukum dan perundang-undangan yang berlaku seraya dengan sungguh-sungguh memperhatikan dan mendengarkan aspirasi dan pendapat umum. Solusi dan opsi yang kita tempuh juga harus bebas dari kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan, tetap jernih dan rasional, serta bebas dari tekanan pihak manapun yang tidak semestinya. Dan di atas segalanya kita harus tetap bertumpu kepada dan menegakkan kebenaran dan keadilan.


Rakyat Indonesia yang saya cintai,

Sekarang saya akan menjelaskan yang pertama dulu, yaitu sikap dan pandangan saya tentang kasus Bank Century.

Yang pertama-tama harus kita pahami adalah pada saat dilakukan tindakan terhadap Bank Century tersebut, situasi perekonomian global dan nasional berada dalam keadaan krisis. Hampir di seluruh dunia terjadi goncangan keuangan dan tidak sedikit pula krisis di dunia perbankan. Banyak negara melakukan tindakan untuk menyelamatkan perbankan dan perekonomian mereka.

Pada bulan November 2008 yang lalu, apa yang dilakukan oleh pemerintah dan BI, mestilah dikaitkan dengan situasi dan konteks demikian, sehingga tidak dianggap keadaannya normal-normal saja. Kita punya pengalaman sangat pahit dan buruk 10-11 tahun lalu, ketika Indonesia mengalami rangkaian krisis yang menghancurkan perekonomian kita. Dengan demikian kebijakan yang ditempuh untuk melakukan tindakan terhadap Bank Century yang di antaranya adalah tindakan hukum terhadap para pengelola Bank Century serta penyaluran dana penyertaan modal sementara, sesungguhnya bertujuan untuk mencegah terjadinya krisis perbankan bahkan perekonomian. Meskipun ketika berlangsungnya proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan dan tugas untuk itu, saya sedang mengemban tugas di luar negeri, tetapi saya memahami situasi yang ada di tanah air beserta rangkaian upaya untuk menyelamatkan perbankan dan perekonomian kita.

Tetapi kini yang menjadi perhatian DPR RI dan berbagai kalangan masyarakat adalah :

Pertama, sejauh mana proses pengambilan keputusan dan tindakan penyaluran dana penyertaan modal sementara kepada Bank Century yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu dinilai tepat atau 'proper'?

Kedua, apakah ada pihak-pihak tertentu dengan kepentingannya sendiri dan bukan kepentingan negara meminta atau mengarahkan pihak pengambil keputusan dalam hal ini, Menkeu dengan jajarannya dan BI, yang memang keduanya memiliki kewenangan untuk itu?

Ketiga, apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang 'bocor' atau tidak sesuai dengan peruntukannya? Bahkan berkembang pula desas-desus, rumor, atau tegasnya fitnah yang mengatakan bahwa sebagian dana itu dirancang untuk dialirkan ke dana kampanye Partai Demokrat dan Capres SBY, fitnah yang sungguh kejam dan sangat menyakitkan.

Keempat, sejauh mana para pengelola Bank Century yang melakukan tindakan pidana diproses secara hukum, termasuk bagaimana akhirnya dana penyertaan modal sementara itu dapat kembali ke negara?

Saudara-saudara

Saya sungguh memahami munculnya sejumlah pertanyaan kritis itu yang tentunya memerlukan penjelasan dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Saya pun memiliki kepedulian dan rasa ingin tahu sebagaimana yang dialami oleh masyarakat kita. Saya juga ingin keempat pertanyaan kritis menyangkut kasus Bank Century yang saya sebutkan tadi juga mendapatkan jawaban yang tegas dan benar.

Dengan telah saya terimanya hasil pemeriksaan investigasi BPK atas kasus Bank Century sore tadi, pemerintah akan segera mempelajari dan pada saatnya nanti saya akan meminta Sdri. Menteri Keuangan dengan jajarannya bersama-sama dengan pihak BI untuk memberikan penjelasan dan klarifikasinya. Saya sungguh ingin keterbukaan dan akuntabilitas dapat kita tegakkan bersama. Saya juga ingin semua desas-desus, kebohongan dan fitnah dapat disingkirkan dengan cara menghadirkan fakta dan kebenaran yang sesungguhnya.

Terhadap pemikiran dan usulan sejumlah anggota DPR RI untuk menggunakan Hak Angket terhadap Bank Century, saya menyambut dengan baik agar perkara ini mendapatkan kejelasan serta sekaligus untuk mengetahui apakah ada tindakan-tindakan yang keliru dan tidak tepat. Bersamaan dengan penggunaan Hak Angket oleh DPR RI tersebut, saya juga akan melakukan sejumlah langkah tindakan internal pemerintah, berangkat dari hasil dan temuan Pemeriksaan Investigasi BPK tersebut.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah percepatan proses hukum bagi para pengelola Bank Century dan segera dapat dikembalikannya dana penyertaan modal yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu kepada negara. Saya telah menginstruksikan Jaksa Agung dan Kapolri untuk melaksanakan tugas penting ini.

Saudara-saudara,

Pada bagian kedua ini saya akan menyampaikan sikap, pendapat dan langkah tindakan apa yang perlu dilakukan menyangkut kasus hukum Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto.

Sejak awal, proses hukum terhadap 2 pimpinan KPK non-aktif ini telah menimbulkan kontroversi, pro dan kontra di kalangan masyarakat. Kecurigaan terhadap kemungkinan direkayasanya kasus ini oleh para penegak hukum juga tinggi. Dua hari yang lalu saya juga mempelajari hasil survey oleh Lembaga Survey yang kredibel yang baru saja dilakukan, yang menunjukkan bahwa masyarakat kita memang benar-benar terbelah.

Di samping saya telah mengkaji laporan dan rekomendasi Tim-8, saya juga melakukan komunikasi dengan 2 pimpinan Lembaga Tinggi Negara di wilayah 'justice system, yaitu Sdr. Ketua Mahkamah Agung dan Sdr. Ketua Mahkamah Konstitusi. Saya juga melakukan komunikasi dengan segenap pimpinan KPK dan tentu saja saya pun telah mengundang Kapolri dan Jaksa Agung untuk mencari solusi terbaik atas kasus ini. Di luar itu, saya juga patut berterima kasih kepada para pakar hukum yang 5 hari terakhir ini, sejak Tim-8 menyampaikan rekomendasinya, juga memberikan sumbangan pemikiran kepada saya.

Dalam kaitan ini, sesungguhnya jika kita ingin mengakhiri silang pendapat mengenai apakah Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto salah atau tidak salah, maka forum atau majelis yang tepat adalah pengadilan. Semula saya memiliki pendirian seperti ini. Dengan catatan, proses penyidikan dan penuntutan mendapatkan kepercayaan publik yang kuat. Dan tentu saja proses penyidikan dan penuntutan itu 'fair, objektif dan disertai bukti-bukti yang kuat.

Dalam perkembangannya, justru yang muncul adalah ketidakpercayaan yang besar kepada pihak Polri dan Kejaksaan Agung, sehingga telah masuk ke ranah sosial dan bahkan ranah kehidupan masyarakat yang lebih besar. Oleh karena itu, faktor yang saya pertimbangkan bukan hanya proses penegakan hukum itu sendiri, tapi juga faktor-faktor lain seperti pendapat umum, keutuhan masyarakat kita, azas manfaat, serta kemungkinan berbedanya secara hakiki antara hukum dengan keadilan.

Sebelum memilih opsi atau konstruksi penyelesaian kasus ini di luar pertimbangan faktor-faktor non-hukum tadi, saya juga menilai ada sejumlah permasalahan di ketiga Lembaga Penegak Hukum itu, yaitu di Polri, Kejaksaan Agung dan KPK. Permasalahan seperti ini tentu tidak boleh kita biarkan dan harus kita koreksi, kita tertibkan dan kita perbaiki.

Oleh karena itu, solusi dan opsi lain yang lebih baik yang dapat ditempuh adalah pihak kepolisian dan kejaksaan tidak membawa kasus ini ke pengadilan dengan tetap mempertimbangkan azas keadilan, namun perlu segera dilakukan tindakan-tindakan korektif dan perbaikan terhadap ketiga lembaga penting itu, yaitu Polri, Kejaksaan Agung dan KPK.

Solusi seperti ini saya nilai lebih banyak manfaatnya dibanding mudharatnya. Tentu saja cara yang ditempuh tetaplah mengacu kepada ketentuan perundang-undangan dan tatanan hukum yang berlaku. Saya tidak boleh dan tidak akan memasuki wilayah ini, karena penghentian penyidikan berada di wilayah Lembaga Penyidik (Polri), penghentian tuntutan merupakan kewenangan Lembaga Penuntut (Kejaksaan), serta pengenyampingan perkara melalui pelaksanaan asas oportunitas merupakan kewenangan Jaksa Agung. Tetapi sesuai dengan kewenangan saya, saya menginstruksikan kepada Kapolri dan Jaksa Agung untuk melakukan penertiban, pembenahan dan perbaikan di institusinya masing-masing berkaitan dengan kasus ini. Demikian pula saya sungguh berharap KPK juga melakukan hal yang sama di institusinya.

Rakyat Indonesia yang saya cintai dan saya banggakan.

Jika pada akhirnya, insya Allah, kasus Sdr. Chandra M. Hamzah dan Sdr. Bibit Samad Riyanto ini dapat kita selesaikan, tugas kita masih belum rampung. Justru kejadian ini membawa hikmah dan juga pelajaran sejarah bahwa reformasi nasional kita memang belum selesai, utamanya reformasi di bidang hukum. Kita semua para pencari keadilan juga merasakannya. Bahkan kalangan internasional yang sering 'fair' dan objektif dalam memberikan penilaian terhadap negeri kita juga menilai bahwa sektor-sektor hukum kita masih memiliki banyak kekurangan dan permasalahan. Sementara itu prestasi Indonesia di bidang demokrasi, peng-hormatan kepada HAM dan kebebasan pers mulai diakui oleh dunia. Demikian juga pembangunan kembali perekonomian pasca krisis 1998 juga dinilai cukup berhasil. Sementara itu, dunia juga menyambut baik peran internasional Indonesia pada tahun-tahun terakhir ini yang dinilai positif dan konstruktif.

Oleh karena itu, sebagaimana yang telah saya sampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa 5 tahun mendatang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi tetap menjadi prioritas pemerintah. Bahkan dalam program 100 hari, saya telah menetapkan gerakan Pemberantasan Mafia Hukum sebagai prioritas utama. Kita sungguh serius. Agar masyarakat bisa hidup lebih tentram, agar keadaan menjadi lebih aman dan tertib, agar perekonomian kita terus berkembang, dan agar citra Indonesia di mata dunia bertambah baik, maka reformasi di bidang hukum harus benar-benar sukses dan korupsi harus berhasil kita berantas.

Khusus untuk menyukseskan gerakan Pemberantasan Mafia Hukum, saya sedang mempersiapkan untuk membentuk Satuan Tugas di bawah Unit Kerja Presiden yang selama 2 tahun kedepan akan saya tugasi untuk melakukan upaya Pemberantasan Mafia Hukum. Saya sungguh mengharapkan dukungan dan kerja sama dari semua Lembaga Penegak Hukum, dari LSM dan Media Massa, serta dari masyarakat luas. Laporkan kepada Satgas Pemberantasan Mafia Hukum jika ada yang menjadi korban dari praktik-praktik Mafia Hukum itu, seperti pemerasan, jual-beli kasus, intimidasi dan sejenisnya.

Dalam kaitan ini, saya menyambut baik rekomendasi Tim-8 dan juga suara-suara dari masyarakat luas agar tidak ada kasus-kasus hukum, utamanya pemberantasan korupsi yang dipetieskan di KPK atau juga di Polri dan Kejaksaan Agung. Kalau tidak cukup bukti hentikan, tetapi kalau cukup bukti mesti dilanjutkan. Hal ini untuk menghindari kesan adanya diskriminasi dan tebang pilih dalam pemberantasan korupsi. Apalagi kalau pemeti-esan ini berkaitan dengan praktik-praktik Mafia Hukum tadi.

Akhirnya saudara-saudara, marilah kita terus melangkah ke depan dan bekerja lebih gigih lagi untuk menyukseskan pembangunan bangsa.

Kepada jajaran Polri, Kejaksaan Agung, KPK dan Lembaga-Lembaga penegak hukum dan pemberantas korupsi lainnya, teruslah berbenah diri untuk meningkatkan integritas dan kinerjanya. Bangun kerja sama dan sinergi yang lebih baik dan hentikan disharmoni yang tidak semestinya terjadi.

Kepada masyarakat luas di seluruh tanah air marilah kita lebih bersatu lagi dan cegah perpecahan di antara kita. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.

Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa membimbing perjalanan bangsa kita ke arah yang benar.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Thursday, November 12, 2009

Kiamat Tahun 2012

ramalan
Ramalan bangsa Maya (juga suku Hopi, Mesir Kuno, dan beberapa suku kuno lainnya) di dalam kalendernya dengan detil mengungkapkan jika tahun 2012 merupakan akhir sekaligus awal zaman baru. Bagaikan kelahiran seorang anak manusia, maka kelahiran zaman baru ini akan dipenuhi dengan darah. Suku Maya merupakan salah satu suku kuno di dunia ini yang dikenal sebagai suku yang sangat detil memperhatikan dan menghitung bintang-bintang dan benda langit lainnya.


Pada kalender yang dibuat oleh bangsa Maya, 21 Desember 2012 adalah akhir dari perhitungan kalender tersebut, dan, selama ini kalender bangsa Maya terbukti keakuratannya. Sehingga, banyak orang menyimpulkan bahwa tanggal tersebut, hari kiamat akan datang dan semua umat manusia akan musnah.

Cerita tentang kiamat 2012 dari bangsa maya inilah yang dituangkan ke dalam film layar lebar dengan judul "2012". Dengan spesial efek khas hollywood film ini diperkirakan akan menjadi box office seperti Jurasic park, Independent days dan lainnya.

Mitos tentang kiamat di tahun 2012 ini sebenarnya didasari oleh :
1. Akhir Perhitungan satu siklus kalender Maya, tepatnya pada 21 Desember 2012
2. Legenda, literatur, dan ramalan kuno
3. "Warning" atau peringatan dari beberapa pakar lingkungan (environmentalist) dan fisikawan bahwa planet bumi akan melampaui batas daya dukungnya pada kehidupan, yang dapat memicu kepunahan massal makhluk hidup yang tinggal di atas permukaan bumi

Tren tentang mitos ini bermula dari pemutaran film di history channel pada akhir 2006 tentang suku maya. Dan hingga kini mitos tersebut menjadi booming. Bahkan tidak sedikit yang mempercayai hal tersebut.

Tuesday, November 10, 2009

Heboh Kesaksian Wiliardi Wizar


Mengejutkan ketika dengar pengakuan dari Mantan Kapolres Jakarta Selatan, Wiliardi Wizar pada saat menjadi saksi pada sidang dengan terdakwa Antasari Azhar. Sampai sampai Antasari Azhar tak kuasa menahan haru. Air matanya menetes sehinga harus di seka dengan tisu oleh Antasari Azhar.


Seperti telah kita ikuti bersama, bahwa Antasari Azhar didakwa melakukan pembunuhan berencana dengan korban Nasarudin.

berikut petikan dari detik.com
Antasari Azhar menyerahkan kepada majelis hakim atas kesaksian Wiliardi Wizar yang menyebut penahanannya dikondisikan oleh petinggi Polri. Bagi Antasari, semua fakta persidangan bukan rekayasa.

"Seperti diketahui ini semua fakta persidangan, bukan rekayasa. Kita harap semua mencermati. Kita semua dengar tadi Antasari jadi target. Kita serahkan ke hakim, biar hakim yang melihat," kata Antasari.

Hal ini disampaikan dia usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Selasa (10/11/2009).

Antasari melihat majelis hakim obyektif.

Terhadap rekayasa itu, Antasari menyerahkan pada publik. "Biar publik yang menilai. Kalian yang menilai seperti apa," sahut Antasari.

Wiliardi sebelumnya sempat bersumpah saat mengatakan penahanan Antasari dikondisikan petinggi kepolisian. Wiliardi mengaku ditekan Irjen Pol Hadiatmoko dan Brigjen Pol Iriawan Dahlan dalam proses pemeriksaan. Wiliardi bahkan tidak takut telah menyebut nama petinggi Polri itu.


Sungguh ini membuat Jaksa Penuntut Umum kelabakan dengan kesaksian Wiliardi Wizar. Padahal Wiliardi Wizar dijadikan saksi yang memberatkan Antasari Azhar. Sedangkan bagi pengacara / Lawyer Antasari ini jelas menguntungkan.

Pada saat menjadi saksi tersebut. Wiliardi sempat mengucapkan sumpah bahwa apa yang dikatannya adalah benar adanya.

Kejadian ini menjadi titik terang baru, untuk kasus Antasari. Dan semakin menyudutkan Polri dilain sisi.

C40 Yang Membuat Anies Baswedan Trending Topics

Di seluruh dunia, C40 Cities menghubungkan 97 kota terbesar di dunia untuk mengambil tindakan iklim yang berani, memimpin jalan menuju masa ...