Friday, October 23, 2020

Bansos Pemprov Jabar Tahap 3

Setelah beberapa kali diundur Bansos Pemprov Jabar Tahap 3 kini sudah dapat dipastikan akan mulai digulirkan pada minggu terakhir bulan Oktober 2020. Info ini didapat dari penjelasan Kepala Dinas Sosial Jawa Barat, Dodo Suhendar. Seperti dikutip dari inilahkoran.com. 

Masih menurut Kepala Dinas Sosial Jawa Barat, bahwa penundaan tersebut disebabkan karena ada nya penambahan penerima manfaat yang semula hanya 1,3 juta. Untuk tahap 3 menjadi 1,9 juta KPM.




Sehubungan itu maka ada penyesuaian anggaran per KPM, yang semula Rp 500.000 per KPM. untuk Tahap 3 anggaranya hanya Rp 350.000 per KPM. Yang terdiri dari Sembako seharga Rp 250.000 dan Uang tunai sebesar Rp 100.000.

Keyakinan Kadinsos Jabar distribusi ke KPM bisa dilaksakan pada minggu terakhir bulan Oktober 2020, karena pada saat ini sembako sudah di salurkan ke gudang PT Pos Indonesia. 

Selain itu juga berdasarkan rapat terakhir sudah diputuskan tentang besaran anggaran per KPM. Sehingga penyaluran ke pada KPM tinggal menunggu keputusan gubernur.

Bansos Pemprov Jabar untuk warga yang terkena dampak covid-19 ini sudah disalurkan sebanyak 3 kali. Dimana penyaluran ini semakin hari semakin baik bila dilihat dari jumlah penerima yang gagal semakin kecil. Ini membuktikan bahwa data yang dimiliki pemprov dan proses penyerahan ke KPM melalui PT Pos Indonesia semakin baik.




Adapun jumlah gagal antar pada tahap 1 sebesar 3,6%. Untuk tahap 2 gagal antar sebanyak 0,6%. Untuk tahap 3 ini kemungkinan sekitar 0.6% juga disebabkan adanya penambahan data. Yang berasal dari swadaya warga sendiri.

Tuesday, October 20, 2020

IT Support Selama Pandemi Covid 19

Seorang IT Support di perusahaan yang memiliki cabang lebih dari 5 (lima) disuatu kota. Dan ketika pandemi covid 19 ini. Bukanlah pekerjaan yang enteng. Selain harus siap kapan dan dimanapun ketika ada trouble. Juga harus berani mengambil resiko terpapar virus yang belum ada vaksinnya tersebut.

Ya, ketika Lockdown atau istilah di Indonesia PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diterapkan di kota dimana penulis bekerja. Dan diharuskan bekerja dari rumah. IT Support tentu tidak bisa dijalankan sebagaimana idealnya.




Karena keharusan meninggalkan rumah ketika terjadi trouble atau maintain. Maka mau tidak mau, suka tidak suka harus tetap berangkat. Walau dengan berbagai resiko nya. PSBB tidak lah membuat perusahaan menghentikan secara total kegiatan bisnisnya. Itulah yang menyebabkan IT Support sangat dibutuhkan dan tetap harus keluar rumah/kantor.

Maka standar kesehatan yang harus dipatuhi oleh IT Support tidak lah bisa dipandang sebelah mata. Menjaga jarak, bermasker dan sering cuci tangan dengan sabun. Sudah harus dijadikan budaya hidup. Kedisiplinan menjaga standar kesehatan ini tidak boleh lalai. Karena beresiko tinggi bila kita abai.



Memang benar ketika tidak ada trouble atau maintain seorang IT Support bisa saja seharian di ruangan. Dan tidak ber interaksi dengan orang banyak. Namun IT Support bukan lah profesional yang hanya berkecimpung di satu bagian saja. Dia pasti akan berinteraksi dengan banyak bagian atau orang.



Wednesday, October 7, 2020

Kick Off Penyaluran Bansos Pemprov Jabar Tahap 3

Hari ini Rabu, 07 Oktober 2020 Pemprov Jawa Barat melakukan Kick off penyaluran Bantuan Sosial kepada warganya yang terdampak pandemi Covid-19 tahun 2020. Ini artinya segala urusan perizinan sudah ditetapkan oleh Gubernur. Sehingga penyaluran ke warga sudah bisa dikatakan resmi.

kick off bansos jabar tahap 3



Inilah yang sudah ditunggu tunggu oleh warga Jawa Barat. Penantian yang cukup lama jedanya akhirnya sudah dimulai pada hari ini. Hingga dalam waktu dekat mereka bisa mendapatkan bantuannya.

Pada tahap 3 bansos Jabar ini. Ada beberapa perubahan yaitu nilai sembako yang semula seharga Rp 350.000 kini hanya Rp 250.000 saja. Sedangkan untuk uang tunai yang semula hanya Rp 150.000 kini menjadi Rp 250.000 per RTS.
bansos jabar

Adapun sembako pada tahap ke 3 ini berupa :
1. Beras 5 Kg
2. Sarden 3 kaleng
3. Kornet 2 kaleng
4. Minyak Goreng 1 Liter
5. Susu 5 Pcs
6. Vitamin C 1 Paket
7. Gula Pasr 1 Kg
8. Garam 500 Gram
9 Masker 4 Pcs.
Untuk kemasan yang semula dalam dus kini diganti menjadi tas. 

Untuk penyedia sembako kali ini di lakukan oleh BUMD ARGO dan penyaluran ke warga masih menggunakan PT Pos Indonesia. 





Friday, October 2, 2020

Sssst Ada Bocoran Banprov Jabar nih..?

Banprov Jabar untuk penanggulangan dampak covid-19 atau corona. Memang saat ini sedang ditunggu tunggu oleh warga Jabar. Karena banprov yang semestinya sudah disalurkan pada bulan September 2020. Namun hingga awal Oktober 2020 ini belum juga turun.

Kendala distribusi Banprov Jabar tahap 3 memang sangat banyak. Dimulai dari perbaikan data hingga kondisi New Normal. Sehingga pemprov Jabar perlu mengkaji lagi banprov kepada warga yang terdampak. Adapun kajian dari mulai jumlah penerima, besaran dana per RTS hingga isi dari bantuan itu sendiri menjadi perhatian pemprov.

bansos jabar tahap 3



Menurut harian Pikiran-Rakyat.com penyalur dan pemasok bahan sembako yang semula di pegang oleh bulog. Untuk tahap 3 ini akan menggandeng BUMD Agro.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan dalam recovery ekonomi pasca-pandemi, semua pelaku ekonomi di Jabar, khususnya BUMD, diharapkan mengikuti keberhasilan Pemprov Jabar dalam mengendalikan pandemi. Kuncinya yakni kepemimpinan yang bersatu dalam kebersamaan.




Nah untuk penyaluran ke warga sendiri. Banprov Jabar ini akan mulai di distribusikan ke PT Pos Indonesia mulai tanggal 10 Oktober 2020 hingga tanggal 25 Oktober 2020. Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disindag) Jabar yang juga Ketua Divisi Logistik Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Mohammad Arifin Soedjayana, pihaknya menargetkan awal Oktober 2020 ini, Bansos Jabar tahap III sudah bisa didistribusikan. Angka penerimanya pun, mengalami penambahan. Yakni, pada tahap II hanya 1,4 juta penerima. Namun, tahap III ini menjadi 1,9 juta.

Diharapkan dengan diluncurkannya banprov Jabar ini, warga Jabar yang terkena dampak corona akibat usahanya tidak bisa berjalan dengan semestinya. Dapat terbantu hingga dapat menggerakan roda ekonomi sekitanya.



Tuesday, September 22, 2020

Banjir Ketika Pandemi Corona, Bagaimana Kesehatan Kita?

Sungguh ujian yang berat bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Ketika Pandemi Corona belum juga reda. Kini sudah dihantui oleh banjir. Ya gaes musim penghujan tahun 2020 seperti nya sudah akan kita jelang. Info terkini di bendungan katulampa pada hari Senin petang, tanggal 22 September 2020 ketinggian air di katulampa sudah 250 cm Artinya Bendungan di wilayah Bogor sudah status siaga 1. Dapat dipastikan kiriman air dari bendungan katulampa akan tiba di Jakarta tepat tengah malam.
banjir


Bila banjir datang sudah dapat dipastikan berbagai penyakit pun akan menghantui warga yang kebanjiran. Padahal dengan adanya pendemi Corona, seharusnya kita menjaga imun tubuh agar selalu baik. Namun apa daya datanya bencana banjir tentu akan sulit bagi warga untuk mempertahankan imun tubuh agar selalu baik.

Untuk itu diharapkan bagi warga yang terkena bencana banjir. Untuk tetap ikhtiar menjaga kesehatan walau sulit. Tapi kita harus tetap berusaha menjaga tubuh ini fit. Salah satu ikhtiar kita mejaga kesehatan tubuh adalah meminun Vitamin. Usahakan pula untuk meminum Suplemen. Karena ditengah suhu udara yang dingin, serta lembab nya cuaca. Akan mudah virus menjakiti kita. 

Oleh karena itu harap diingatkan kepada sanak family, saudara, teman yang terkena bencana banjir. Untuk tetap waspada dan tetap memperhatikan kebersihan. agar kesehatan tetap menjadi fit. Sehingga virus atau kuman tidak dapat hidup lebih lama ditubuh kita. 
imun tubuh


Ya, virus atau kuman tidak akan bisa hidup dan berkembang biak, bila tubuh kita sehat. Karena didalam tubuh kita sebenarnya sudah ada imun tubuh yang akan menghalau virus atau kuman yang merugikan tubuh kita. Imun tubuh akan kuat apabila kesehatan kita pun prima.

So Guys bagi kita yang tidak terkena bencana banjir ada baiknya untuk tidak nyinyir. Bantu yang bisa dibantu. Dan buat yang terkena bencana yakin lah ini ujian dari  yang maha penguasa. Jadi tetap lah sabar dan ambil hikmahnya.

Depok, 22 September 2020

me

Saturday, September 19, 2020

Vaksin Covid-19 Benarkah Sudah Ditemukan?

Sudah banyak beredar berita tentang vaksin covid-19 atau corona telah ditemukan. Lalu bagaimanakah faktanya?
Bila kita cek di mesin pencarian Google.com ternyata berita tentang vaksin covid-19 ada ditemukan 31 jutaan lebih beritanya. Itu hanya membutuhkan waktu 0.54 second,


Ini artinya banyak orang ingin mencari tau dan perkembangan tentang vaksin covid-19 jelas sangat dinanti. Walau dari beberapa situs yang dicek ternyata isinya tidak melulu tentang vaksin yang sudah ditemukan.

Ada beberapa catatan kecil dari berita tentang Vaksin covid-19 ini. Antara lain:

1. Apakah vaksin pneumonia melindungi kita dari virus COVID-19?
Tidak. Vaksin pneumonia, seperti vaksin pneumokokus dan vaksin Haemophilus influenza tipe B (Hib), tidak memberi perlindungan terhadap virus corona baru. Virus ini sangat baru dan berbeda sehingga membutuhkan vaksin sendiri.

2. Apakah virus COVID-19 dapat dularkan oleh orang yang tidak memiliki gejala?
Saat ini WHO menilai bahwa risiko penularan dari seseorang yang tidak bergejala COVID-19 li sangat kecil kemungkinannya. Namun, banyak orang yang teridentifikasi COVID-19 hanya mengalami gejala ringan seperti batuk ringan, atau tidak mengeluh sakit, yang mungkin terjadi pada tahap awal penyakit.

3. Apakah virus COVID-19 sudah ditemukan obatnya?
Saat ini belum ada pengobatan khusus yang efektif untuk infeksi virus corona baru. Vaksin mungkin baru bisa tersedia 18 bulan ke depan (2021). 

Sejatinya memang membutuhkan waktu yang lama untuk membuktikan bahwa vaksin tersebut sangat efektif untuk menyembuhkan suatu penyakit. Perlu berkali kali ujicoba dan tidak pernah ada yang langsung berhasil pada percobaan pertama.

Jadi kita disarankan untuk mencegah agar tidak terkena virus corona. atau covid-19. adapun cara mencegah adalah :

1. Sering mencuci tangan dengan sabun. Bukan hanya mencuci tangan tapi ada aturan baku nya antara lain. mencuci di aliran air yang mengalir. gunakan sabun ketika mencuci tangan. Dan setiap sela sela jari harus dipastikan terkena sabun dan air yang mengalir tersebut. lalu di lap hingga kering dengan tisu basa.

2. Menggunakan masker. Penggunaan masker yang ideal adalah yang berlapis 3 (tiga) dan sering diganti. Bila menggunakan masker berbahan kain. harus diganti setiap hari. Dengan mencuci nya untuk digunakan kembali.

3. Hindari tempat kerumunan. Biasakan untuk tinggal didalam rumah dan tidak keluar bila tidak mendesak.

Jadi kesimpulannya vaksin covid-19 memang belum ada yang diklaim efektif untuk penyembuhan atau pencegahan. Hingga tulisan ini saya upload.Bisa jadi pas saya publish tulisan ini bisa berbeda.



Saturday, September 12, 2020

Bansos Jabar Tahap 3 Masih Menunggu Keputusan Gubernur.

Berdasarkan informasi di beberapa media online, bahwasanya Bansos Jabar Tahap 3 akan segera cair di bulan September ini.  Diberita tersebut Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Jabar Dodo Suhendar, pihaknya berharap September ini penyaluran Bansos tahap 3 bisa dilakukan. "Saat ini sedang proses penetapan SK Gubernur. Mudah-mudahan di bulan September ini bisa dilakukan penyaluranan bansos tahap 3," ujar Dodo, Jumat (11/9/2020).



Dodo mengatakan, dari hasil pendataan pihaknya, akan ada 1,9 juta rumah tangga sasaran (RTS) yang akan mendapatkan bansos ini. Menurut Dodo, pendataan para penerima bansos pemprov ini, pihaknya melakukan verifikasi dan cleansing data untuk mencegah adanya bantuan yang disalurkan tidak tepat sasaran. Dia berharap bantuan-bantuan ini akan diterima oleh rumah tangga sasaran yang betul-betul terdampak Covid-19. "Bahkan, data ini diperoleh setelah dilakukan cleansing dan dikonsultasikan ke BPKP," katanya.

Penyaluran bantuan ini, kata Dodo, masih menunggu penetapan dari gubernur dan juga penetapan jenis bantuannya. Nantinya, jika sudah ada penetapan, dinsos dan pihak-pihak terkait lainnya akan melakukan persiapan logistik dan teknis.





 
Saat ini, kata Dodo, data penerima bantuan ini sudah diserahkan kepada sekretariat provinsi Jawa Barat untuk dibuatkan SK penetapannya oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dodo menjelaskan, jenis bantuan yang akan diberikan pada penyaluran tahap 3 ini, sekarang masih dibahas. Bisa saja ada perubahan jenis dan jumlah bantuan yang akan diberikan kepada masing-masing penerima.



"Karena ini meningkat jumlahnya, tentu kita juga menunggu kebijakan tentang jenis bantuan dan nilainya. Dalam Pergub untuk pertama besar bantuan itu kan Rp500.000 per KK. Terdiri dari Rp150.000 uang cash, dan Rp350.000 sembako. Nah, di tahap 3 ini kami menunggu besarannya itu sama Rp500.000, atau ada perubahan bisa nilainya atau bentuknya," katanya.

Bila masyarakan akan mengetahui perihal Bansos yang turun untuk wilayah Jawa Barat. Anda tinggal kunjungi web site disini  https://bansos.pikobar.jabarprov.go.id/ 

Bansos Pemprov Jabar Tahap 3

Setelah beberapa kali diundur Bansos Pemprov Jabar Tahap 3 kini sudah dapat dipastikan akan mulai digulirkan pada minggu terakhir bulan Okto...