Skip to main content

Posts

Showing posts with the label dampak corona

Bansos Pemprov Jabar Tahap 3

Setelah beberapa kali diundur Bansos Pemprov Jabar Tahap 3 kini sudah dapat dipastikan akan mulai digulirkan pada minggu terakhir bulan Oktober 2020. Info ini didapat dari penjelasan Kepala Dinas Sosial Jawa Barat, Dodo Suhendar. Seperti dikutip dari inilahkoran.com.  Masih menurut Kepala Dinas Sosial Jawa Barat, bahwa penundaan tersebut disebabkan karena ada nya penambahan penerima manfaat yang semula hanya 1,3 juta. Untuk tahap 3 menjadi 1,9 juta KPM. Sehubungan itu maka ada penyesuaian anggaran per KPM, yang semula Rp 500.000 per KPM. untuk Tahap 3 anggaranya hanya Rp 350.000 per KPM. Yang terdiri dari Sembako seharga Rp 250.000 dan Uang tunai sebesar Rp 100.000. Keyakinan Kadinsos Jabar distribusi ke KPM bisa dilaksakan pada minggu terakhir bulan Oktober 2020, karena pada saat ini sembako sudah di salurkan ke gudang PT Pos Indonesia.  Selain itu juga berdasarkan rapat terakhir sudah diputuskan tentang besaran anggaran per KPM. Sehingga penyaluran ke pada KPM tinggal menunggu keputu

IT Support Selama Pandemi Covid 19

Seorang IT Support di perusahaan yang memiliki cabang lebih dari 5 (lima) disuatu kota. Dan ketika pandemi covid 19 ini. Bukanlah pekerjaan yang enteng. Selain harus siap kapan dan dimanapun ketika ada trouble. Juga harus berani mengambil resiko terpapar virus yang belum ada vaksinnya tersebut. Ya, ketika Lockdown atau istilah di Indonesia PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diterapkan di kota dimana penulis bekerja. Dan diharuskan bekerja dari rumah. IT Support tentu tidak bisa dijalankan sebagaimana idealnya. Karena keharusan meninggalkan rumah ketika terjadi trouble atau maintain. Maka mau tidak mau, suka tidak suka harus tetap berangkat. Walau dengan berbagai resiko nya. PSBB tidak lah membuat perusahaan menghentikan secara total kegiatan bisnisnya. Itulah yang menyebabkan IT Support sangat dibutuhkan dan tetap harus keluar rumah/kantor. Maka standar kesehatan yang harus dipatuhi oleh IT Support tidak lah bisa dipandang sebelah mata. Menjaga jarak, bermasker dan sering cuci tan

Kick Off Penyaluran Bansos Pemprov Jabar Tahap 3

Hari ini Rabu, 07 Oktober 2020 Pemprov Jawa Barat melakukan Kick off penyaluran Bantuan Sosial kepada warganya yang terdampak pandemi Covid-19 tahun 2020. Ini artinya segala urusan perizinan sudah ditetapkan oleh Gubernur. Sehingga penyaluran ke warga sudah bisa dikatakan resmi. Inilah yang sudah ditunggu tunggu oleh warga Jawa Barat. Penantian yang cukup lama jedanya akhirnya sudah dimulai pada hari ini. Hingga dalam waktu dekat mereka bisa mendapatkan bantuannya. Pada tahap 3 bansos Jabar ini. Ada beberapa perubahan yaitu nilai sembako yang semula seharga Rp 350.000 kini hanya Rp 250.000 saja. Sedangkan untuk uang tunai yang semula hanya Rp 150.000 kini menjadi Rp 250.000 per RTS. Adapun sembako pada tahap ke 3 ini berupa : 1. Beras 5 Kg 2. Sarden 3 kaleng 3. Kornet 2 kaleng 4. Minyak Goreng 1 Liter 5. Susu 5 Pcs 6. Vitamin C 1 Paket 7. Gula Pasr 1 Kg 8. Garam 500 Gram 9 Masker 4 Pcs. Untuk kemasan yang semula dalam dus kini diganti menjadi tas.  Untuk penyedia sembako kali ini di la

Sssst Ada Bocoran Banprov Jabar nih..?

Banprov Jabar untuk penanggulangan dampak covid-19 atau corona. Memang saat ini sedang ditunggu tunggu oleh warga Jabar. Karena banprov yang semestinya sudah disalurkan pada bulan September 2020. Namun hingga awal Oktober 2020 ini belum juga turun. Kendala distribusi Banprov Jabar tahap 3 memang sangat banyak. Dimulai dari perbaikan data hingga kondisi New Normal. Sehingga pemprov Jabar perlu mengkaji lagi banprov kepada warga yang terdampak. Adapun kajian dari mulai jumlah penerima, besaran dana per RTS hingga isi dari bantuan itu sendiri menjadi perhatian pemprov. Menurut harian Pikiran-Rakyat.com penyalur dan pemasok bahan sembako yang semula di pegang oleh bulog. Untuk tahap 3 ini akan menggandeng BUMD Agro . Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan dalam recovery ekonomi pasca-pandemi , semua pelaku ekonomi di Jabar, khususnya BUMD, diharapkan mengikuti keberhasilan Pemprov Jabar dalam mengendalikan pandemi. Kuncinya yakni kepemimpinan yang bersatu dalam kebersamaan. Nah un

iklan2