Langsung ke konten utama

Cari Ide

hari ini gue lagi cari cari ide untuk kegiatan akhir pekan. Ide yang gue perlu kan bukan ide tuk pergi kemana, tapi untuk buat web site tentang filateli. Gue masih cari cari bahan untuk pembuatan web site ini. Terus terang belakangan gue emang lagi kekurangan ide tuk buat apa aja. padahal biasanya gue tuh paling gampang tuk dapet ide tapi gak tau kenapa belakangan ini kebalikannya.

kegiatan kedua di akhir pekan adalah maintance server. gue lagi cari cari bahan untuk upgrade server yg selama ini gue pakai. karena biasanya gue pakai win 2000 tapi sekarang gue mau pakai win xp aja deh karena udah jaman nya kan. tapi gue lagi lagi kehabisan stok ide untuk cari manual book atau lainnya.

sekarang gue juga lagi binggung mau buat aplikasi yang bisa update data secara otomatis. karena sumber data yang berbeda seperti dbf dan mssql. nah kebinggunan ini menyebabkan upgrade software tsb belum berhasil dilaksanakan.

job berikutnya yang dah lama tertunda adalah merubah web site kantor gueyang udah setahun lebih mengudara. lu tau sendiri kan kalau web site yang gak di maintance lebih dari 6 bulan, akan terasa basi. walau kita tahu bahwa isi web site tsb sih selalu berubah tapi kalau tampilannya gak berubah yah tetap aja basiiiiiiiiiiiiiiii.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsumen Mendang Mending, Benarkah mereka golongan yang marginal

Berdasarkan data dan riset pasar, tidak ada angka persentase tunggal yang secara spesifik mengukur "konsumen mendang mending." Istilah ini lebih merupakan gambaran dari perilaku, bukan kategori resmi. Namun, penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen Indonesia memiliki mentalitas "mendang mending" atau pragmatis . Bahkan, mentalitas ini adalah salah satu faktor dominan yang membentuk keputusan pembelian di pasar. Menurut riset pasar dari perusahaan seperti Nielsen, Kantar, dan berbagai lembaga survei lokal: Lebih dari 50% Konsumen Indonesia Sensitif Harga: Sebagian besar konsumen aktif membandingkan harga, mencari diskon, dan mempertimbangkan nilai (kualitas vs. harga) sebelum membeli. Generasi Muda Sangat Pragmatis: Generasi Z dan Milenial, yang merupakan target utama layanan digital, dikenal sangat cermat dalam membelanjakan uang mereka. Mereka akan melakukan riset mendalam di internet dan membandingkan ulasan sebelum membuat keputusan. Perilaku Ini Meluas...

Kamu pernah mendengar primbon. Ternyata begini cara menyusunnya

Proses Penyusunan Primbon Penyusunan Primbon adalah proses yang sangat kompleks dan tidak bisa dilepaskan dari peran para leluhur dan ahli spiritual (sering disebut "wong pinter" atau orang pintar) di masa lalu. Proses ini bukanlah sekadar menulis buku, tetapi merupakan hasil dari pengamatan mendalam, perhitungan, dan pengetahuan yang diturunkan secara turun-temurun. Berikut adalah gambaran umum bagaimana primbon dibuat: 1. Pengamatan dan Pencatatan Para leluhur Jawa memiliki kebiasaan mengamati fenomena alam dan kejadian di sekitar mereka dengan sangat teliti. Mereka mencatat setiap peristiwa penting—mulai dari tingkah laku hewan, pola cuaca, sampai mimpi yang dialami. Contohnya, jika terjadi gerhana bulan dan beberapa hari setelahnya terjadi wabah penyakit, mereka akan mencatat hubungan antara kedua peristiwa itu. Proses ini berlangsung selama ratusan, bahkan ribuan tahun. 2. Perhitungan Astrologi dan Kosmologi Pengetahuan tentang astronomi dan siklus alam memegang peran se...

Nikmati Prosesnya

Setiap kali perjalanan yang kami lakukan. Entah tujuannya untuk rekreasi atau hanya sekedar berkunjung ke sanak familiy. Perjalanan akan diisi oleh obrolan ringan diantar kami. Kadang bercerita tentang apa yang telah dilakukan. Atau sesuatu yang akan dilakukan. Seringkali terungkap rasa senang, sedih, haru atau ambyar disetiap pembicaraan. Namun semua itu akan terus menghiasi setiap perjalanan kami. Berhasil atau tidak nya tujuan yang akan kami raih. bukan lah sesuatu yang utama. tapi menikmati proses adalah sesuatu keharusan. masalah berhasil tidaknya tujuan yang akan di capai. itu merupakan bonus.