Langsung ke konten utama

Don't Put Egg On One Basket



Pepatah bisnis yang sudah lama kita dengar. Namun kita sering kali melupakannya bahkan cenderung mengabaikan. Sesungguhnya inti dari pesan ini adalah kita harus mempersiapkan diri kita, bila terjadi resiko.


Pepatah diatas sesungguhnya sering kita dengar bila kita ingin berinvestasi. Biasanya kita disarankan untuk melakukan diversifikasi investasi. Jadi kita tidak boleh menanamkan seluruh kekayaan kita didalam satu wadah. Misalnya : kita tidak boleh menyimpan semua tabungan kita didalam deposito salah satu bank. Kita disarankan untuk membagi menjadi 3 sampai dengan 5 macam investasi, seperti : 1. Deposito, tabungan,surat berharga dan lainnya.

Namun pepatah ini pun sesungguhnya sangat berguna pula, bila kita terapkan didalam karir kita. Seperti kita ketahui gelombang phk di dunia usaha, belakangan ini begitu mengancam. Tidak sedikit yang terkena dampaknya akibat krisis ekonomi.

Yang perlu kita ingat bahwa tidak ada satu pun yang bersifat abadi di dunia ini. Semua hanyalah sementara sifatnya, setuju tidak setuju kita harus yakin akan hal ini. Walaupun kedudukan anda di perusahaan yang sekarang anda geluti adalah posisi yang nyaman. Namun anda tetaplah rentan akan ancaman phk yang akan datang sewaktu waktu.

Begitu pula untuk anda yang bekerja di pemerintahan sekalipun. Ancaman phk pun tidak menutup kemungkinan loh. Coba ingat dengan nasib kawan kawan kita Ex Depsos, Deppen, PT Dirgantara dan masih banyak lagi. Belum lagi contoh perusahan perusahaan dari negara Adigdaya Amerika. Toh mereka rontok pula, memaksa mereka untuk memberhentikan ribuan karyawannya.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan? Jangan panik, begitu banyak peluang bertebaran didunia ini. Bila kita mau sedikit saja memperhatikannya. Walau ancaman phk selalui menghantui kita, namun dibalik itu kesempatan lainya tetap terbuka lebar.

Salah satu pilihan bagi kita untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan phk adalah : BISNIS PULSA. Loh kenapa pulsa? baiklah sekarang anda ambil handphone anda. Lihat sebarapa banyak daftar kontak anda? ada yang hanya 5 nomor kah? kayaknya tidak mungkin. lebih banyak dari itu lah, pastinya. Bahkan ada yang bisa mencapai ribuan nomor, didalam daftar kontaknya. Oke, betul tidak?

Sekarang dari semua daftar kontak di HP anda bandingkan yang nomor seluler juga dengan yang nomor rumah (fix line). Bagaimana perbandingannya? yup menakjubkan kan? ternyata diatas 70% daftar kontak anda adalah nomor nomor selular. Itu artinya peluang di bisnis pulsa ini, masih terbuka lebar.

Nah dari sekian banyak yang menggunakan HP berapa banyak yang menggunakan pasca bayar dan pra bayar? sekali lagi dari sekian banyak yang menggunakan pasca bayar, kira kira dalam satu bulan sekali minimal ada berapa banyak yang melakukan isi ulang?

Oke, sekarang capek deh menghitung hitung seberapa besar peluang bisnis ini bisa berkembang? Mendingan saya jelaskan, Keuntungan apa yang bisa kita dapatkan dengan membuka bisnis pulsa ini (apalagi kalau melalui saya) betul tidak?

Dibisnis pulsa yang akan saya tawarkan ini, anda akan mendapatkan komisi pertransaksi. tolong dicatat yah "PERTRANSAKSI" jadi setiap kali orang melakukan transaksi melalui ..... ah capek nulisnya.

Begini aja deh yang minat silahkan ym aja deh disini yah >

Atau Kunjungi saya di

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsumen Mendang Mending, Benarkah mereka golongan yang marginal

Berdasarkan data dan riset pasar, tidak ada angka persentase tunggal yang secara spesifik mengukur "konsumen mendang mending." Istilah ini lebih merupakan gambaran dari perilaku, bukan kategori resmi. Namun, penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen Indonesia memiliki mentalitas "mendang mending" atau pragmatis . Bahkan, mentalitas ini adalah salah satu faktor dominan yang membentuk keputusan pembelian di pasar. Menurut riset pasar dari perusahaan seperti Nielsen, Kantar, dan berbagai lembaga survei lokal: Lebih dari 50% Konsumen Indonesia Sensitif Harga: Sebagian besar konsumen aktif membandingkan harga, mencari diskon, dan mempertimbangkan nilai (kualitas vs. harga) sebelum membeli. Generasi Muda Sangat Pragmatis: Generasi Z dan Milenial, yang merupakan target utama layanan digital, dikenal sangat cermat dalam membelanjakan uang mereka. Mereka akan melakukan riset mendalam di internet dan membandingkan ulasan sebelum membuat keputusan. Perilaku Ini Meluas...

Keyboard wireless

Kemajuan tehnologi yang begitu pesat, menjadikan banyak hardware yang tercipta, Selain makin beragam hardwar yang tercipta dari sisi haga juga sangat terjangkau. Dahulu untuk memiliki hardware yang wireless kita harus merogoh kocek yang sangat dalam, Namun kini dengan harga jauh dibawah harga dahulu kita sudah bisa mendapatkan gadget yang mumpuni. Penulis baru saja membeli keyboard wireless yang dulu hanya bisa bermimpi memilikinya. Kini penulis bisa membeli keyboard dengan kualitas bagus namun harganya hanya dua ratus ribuan saja. Awalnya penulis ragu untuk membelinya karena mana mungkin kualitasnya akan bagus bila harganya bisa semurah itu.  Keyboard yang penulis beli adalah merk Altec Lansing ALBK6266. Merk Altec lansing dahulu saya kenal memproduksi speaker aktif. Dengan harga yang murah naum suaranya sangat bagus. Dan ini yang menyebabkan penulis ingin membeli keyboard ini karena merk Altec Lansing. Berasa de javu juga ketika barang sudah sampai, selain merk y...

Kamu pernah mendengar primbon. Ternyata begini cara menyusunnya

Proses Penyusunan Primbon Penyusunan Primbon adalah proses yang sangat kompleks dan tidak bisa dilepaskan dari peran para leluhur dan ahli spiritual (sering disebut "wong pinter" atau orang pintar) di masa lalu. Proses ini bukanlah sekadar menulis buku, tetapi merupakan hasil dari pengamatan mendalam, perhitungan, dan pengetahuan yang diturunkan secara turun-temurun. Berikut adalah gambaran umum bagaimana primbon dibuat: 1. Pengamatan dan Pencatatan Para leluhur Jawa memiliki kebiasaan mengamati fenomena alam dan kejadian di sekitar mereka dengan sangat teliti. Mereka mencatat setiap peristiwa penting—mulai dari tingkah laku hewan, pola cuaca, sampai mimpi yang dialami. Contohnya, jika terjadi gerhana bulan dan beberapa hari setelahnya terjadi wabah penyakit, mereka akan mencatat hubungan antara kedua peristiwa itu. Proses ini berlangsung selama ratusan, bahkan ribuan tahun. 2. Perhitungan Astrologi dan Kosmologi Pengetahuan tentang astronomi dan siklus alam memegang peran se...