Langsung ke konten utama

Kick Off Penyaluran Bansos Pemprov Jabar Tahap 3

Hari ini Rabu, 07 Oktober 2020 Pemprov Jawa Barat melakukan Kick off penyaluran Bantuan Sosial kepada warganya yang terdampak pandemi Covid-19 tahun 2020. Ini artinya segala urusan perizinan sudah ditetapkan oleh Gubernur. Sehingga penyaluran ke warga sudah bisa dikatakan resmi.

kick off bansos jabar tahap 3



Inilah yang sudah ditunggu tunggu oleh warga Jawa Barat. Penantian yang cukup lama jedanya akhirnya sudah dimulai pada hari ini. Hingga dalam waktu dekat mereka bisa mendapatkan bantuannya.

Pada tahap 3 bansos Jabar ini. Ada beberapa perubahan yaitu nilai sembako yang semula seharga Rp 350.000 kini hanya Rp 250.000 saja. Sedangkan untuk uang tunai yang semula hanya Rp 150.000 kini menjadi Rp 250.000 per RTS.
bansos jabar

Adapun sembako pada tahap ke 3 ini berupa :
1. Beras 5 Kg
2. Sarden 3 kaleng
3. Kornet 2 kaleng
4. Minyak Goreng 1 Liter
5. Susu 5 Pcs
6. Vitamin C 1 Paket
7. Gula Pasr 1 Kg
8. Garam 500 Gram
9 Masker 4 Pcs.
Untuk kemasan yang semula dalam dus kini diganti menjadi tas. 

Untuk penyedia sembako kali ini di lakukan oleh BUMD ARGO dan penyaluran ke warga masih menggunakan PT Pos Indonesia. 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsumen Mendang Mending, Benarkah mereka golongan yang marginal

Berdasarkan data dan riset pasar, tidak ada angka persentase tunggal yang secara spesifik mengukur "konsumen mendang mending." Istilah ini lebih merupakan gambaran dari perilaku, bukan kategori resmi. Namun, penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen Indonesia memiliki mentalitas "mendang mending" atau pragmatis . Bahkan, mentalitas ini adalah salah satu faktor dominan yang membentuk keputusan pembelian di pasar. Menurut riset pasar dari perusahaan seperti Nielsen, Kantar, dan berbagai lembaga survei lokal: Lebih dari 50% Konsumen Indonesia Sensitif Harga: Sebagian besar konsumen aktif membandingkan harga, mencari diskon, dan mempertimbangkan nilai (kualitas vs. harga) sebelum membeli. Generasi Muda Sangat Pragmatis: Generasi Z dan Milenial, yang merupakan target utama layanan digital, dikenal sangat cermat dalam membelanjakan uang mereka. Mereka akan melakukan riset mendalam di internet dan membandingkan ulasan sebelum membuat keputusan. Perilaku Ini Meluas...

Kamu pernah mendengar primbon. Ternyata begini cara menyusunnya

Proses Penyusunan Primbon Penyusunan Primbon adalah proses yang sangat kompleks dan tidak bisa dilepaskan dari peran para leluhur dan ahli spiritual (sering disebut "wong pinter" atau orang pintar) di masa lalu. Proses ini bukanlah sekadar menulis buku, tetapi merupakan hasil dari pengamatan mendalam, perhitungan, dan pengetahuan yang diturunkan secara turun-temurun. Berikut adalah gambaran umum bagaimana primbon dibuat: 1. Pengamatan dan Pencatatan Para leluhur Jawa memiliki kebiasaan mengamati fenomena alam dan kejadian di sekitar mereka dengan sangat teliti. Mereka mencatat setiap peristiwa penting—mulai dari tingkah laku hewan, pola cuaca, sampai mimpi yang dialami. Contohnya, jika terjadi gerhana bulan dan beberapa hari setelahnya terjadi wabah penyakit, mereka akan mencatat hubungan antara kedua peristiwa itu. Proses ini berlangsung selama ratusan, bahkan ribuan tahun. 2. Perhitungan Astrologi dan Kosmologi Pengetahuan tentang astronomi dan siklus alam memegang peran se...

Tak Terasa

Tiba tiba ku terhentak oleh wewangian yang tak biasa. Begitu lembut semerbak namun tak menusuk hidung. Aku pun beranjak dari tidur ku, untuk mencari tahu asal wewangian itu. Dimana pun ku berada wangi itu tak menghilang. Selalu sama aromanya tercium. Penasaran ku coba keluar rumah, namun wangi itupun masih tetap tercium sama seperti ketika didalam rumah. Wangi yang tak biasa. Yang menimbulkan rasa rindu. Baru kali ini ku mencium wanginya. Dan sensasi wangi ini pun menimbulkan rasa sedih. Kesedihan yang tak ku tahu penyebabnya. Namun dibalik kesedihan itu, terbesit perasaan gembira yang teramat sangat. Dan aku pun kembali tak mengerti kegembiraan akan apa. Sejenak ku termenung mencoba mengerti akan apa yang baru saja aku alami. Kini hanya rasa syukur yang ada dalam benakku. Mungkin ini wangi surga pikirku. Ya, mungkin ini wangi surga. karena sebentar lagi ramadhan akan datang. Walau pintu surga belum terbuka. Tapi wanginya sudah turun ke bumi. Lamunku menyudahi pencarian itu. Tak terasa...