Langsung ke konten utama

Fenomena CHATGPT

Tahukah kamu bagaimana CHATGPT bisa menjawab setiap pertanyaan kita.

Ternyata CHATGPT memiliki sebuah sistem yang dapat memprediksi atau membuat keputusan berdasarkan data yang telah diterimanya. Dalam hal CHATGPT, sistem ini disebut model. Model ini digunakan untuk memprediksi atau membuat jawaban teks berdasarkan pertanyaan yang diterimanya. model dalam CHATGPT dibangun menggunakan deep learning yaitu suatu cabang dari machine learning yang menggukan jaringan saraf tiruan yang sangat kompleks. Model terlatih dengan mempelajari berbagai percakapan teks, sehingga dapat memahami dan memproduksi teks yang sesuai dengan konteks dan tugas yang diminta.

Berikut kelebihan CHATGPT :

1. Kemampuan Proses Belajar. 

Karena CHATGPT memiliki kemampuan untuk memproses bahasa secara luas dan memberikan jawaban yang sesuai dengan konteks dan tugas yang diminta.

2. Kemampuan Generasi Teks

CHATGPT juga dapat memproduksi teks baru yang sesuai dengan kontek dan tugas  yang diminta.

3. Kemampuan Belajar Otomatis

CHATGPT adalah model deep learning yang memiliki kemampuan untuk belajar dan mengadaptasi dari data yang diterimanya.

4. Kemampuan Personalisasi 

CHATGPT bisa disesuaikan dan diterapkan pada berbagai aplikasi seperti chatbot, virtual assistant, sistem pemrosesan suara, dan lainnya.

5. Kemampuan Skalabilitas

CHATGPT adalah model bberukuran besar yang memiliki kemampuan untuk skalabilitas dan dapat diterapkan pada aplikasi berbagai ukuran dan tingkat kompleksitas.

6. Kemampuan Multitasking

CHATGPT memilki kemampuan untuk melakukan beberapat tugas sekaligus.




Dibalik semua kelebihan tersebut ada beberapa kekurangan CHATGPT, seperti :

1. Lack Of Context Awarness karena CHATGPT tidak memiliki kemampuan untuk memahami konteks dalam suatu percakapan secara keseluruhan, sehingga dapat menghasilkan jawaban yang tidak relevan atau salah.

2. Bias model dapat mengartikan bias pada saat pelatihan AI nya. yang dapat mempengaruhi jawaban yang diberikan.

3. Kekurang mampuan inferensi karena  CHATGPT tidak dapat melakukan inferensi atau menarik kesimpulan dari informasi yang tidak langsung tersedia.

4. Kesalahan Pemahaman. Pertanyaan yang mungkin salah dipahami atau memiliki kesalahan dalam pemrosesan bahasa.

5. Ketergantungan pada data latih. kualitas jawaban yang diberikan oleh CHATGPTsangat bergantung pada data yang digunakan untuk melatih model.

Itu adalah beberapa kekurangan CHATGPT. Namun meskipun demikian model ini tetap memberikan jawaban yang bermanfaat dan membatu dalam banyak situasi.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsumen Mendang Mending, Benarkah mereka golongan yang marginal

Berdasarkan data dan riset pasar, tidak ada angka persentase tunggal yang secara spesifik mengukur "konsumen mendang mending." Istilah ini lebih merupakan gambaran dari perilaku, bukan kategori resmi. Namun, penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen Indonesia memiliki mentalitas "mendang mending" atau pragmatis . Bahkan, mentalitas ini adalah salah satu faktor dominan yang membentuk keputusan pembelian di pasar. Menurut riset pasar dari perusahaan seperti Nielsen, Kantar, dan berbagai lembaga survei lokal: Lebih dari 50% Konsumen Indonesia Sensitif Harga: Sebagian besar konsumen aktif membandingkan harga, mencari diskon, dan mempertimbangkan nilai (kualitas vs. harga) sebelum membeli. Generasi Muda Sangat Pragmatis: Generasi Z dan Milenial, yang merupakan target utama layanan digital, dikenal sangat cermat dalam membelanjakan uang mereka. Mereka akan melakukan riset mendalam di internet dan membandingkan ulasan sebelum membuat keputusan. Perilaku Ini Meluas...

Kamu pernah mendengar primbon. Ternyata begini cara menyusunnya

Proses Penyusunan Primbon Penyusunan Primbon adalah proses yang sangat kompleks dan tidak bisa dilepaskan dari peran para leluhur dan ahli spiritual (sering disebut "wong pinter" atau orang pintar) di masa lalu. Proses ini bukanlah sekadar menulis buku, tetapi merupakan hasil dari pengamatan mendalam, perhitungan, dan pengetahuan yang diturunkan secara turun-temurun. Berikut adalah gambaran umum bagaimana primbon dibuat: 1. Pengamatan dan Pencatatan Para leluhur Jawa memiliki kebiasaan mengamati fenomena alam dan kejadian di sekitar mereka dengan sangat teliti. Mereka mencatat setiap peristiwa penting—mulai dari tingkah laku hewan, pola cuaca, sampai mimpi yang dialami. Contohnya, jika terjadi gerhana bulan dan beberapa hari setelahnya terjadi wabah penyakit, mereka akan mencatat hubungan antara kedua peristiwa itu. Proses ini berlangsung selama ratusan, bahkan ribuan tahun. 2. Perhitungan Astrologi dan Kosmologi Pengetahuan tentang astronomi dan siklus alam memegang peran se...

Tak Terasa

Tiba tiba ku terhentak oleh wewangian yang tak biasa. Begitu lembut semerbak namun tak menusuk hidung. Aku pun beranjak dari tidur ku, untuk mencari tahu asal wewangian itu. Dimana pun ku berada wangi itu tak menghilang. Selalu sama aromanya tercium. Penasaran ku coba keluar rumah, namun wangi itupun masih tetap tercium sama seperti ketika didalam rumah. Wangi yang tak biasa. Yang menimbulkan rasa rindu. Baru kali ini ku mencium wanginya. Dan sensasi wangi ini pun menimbulkan rasa sedih. Kesedihan yang tak ku tahu penyebabnya. Namun dibalik kesedihan itu, terbesit perasaan gembira yang teramat sangat. Dan aku pun kembali tak mengerti kegembiraan akan apa. Sejenak ku termenung mencoba mengerti akan apa yang baru saja aku alami. Kini hanya rasa syukur yang ada dalam benakku. Mungkin ini wangi surga pikirku. Ya, mungkin ini wangi surga. karena sebentar lagi ramadhan akan datang. Walau pintu surga belum terbuka. Tapi wanginya sudah turun ke bumi. Lamunku menyudahi pencarian itu. Tak terasa...