Skip to main content

Ternyata Begini Ribet nya Pemilihan Pemenang Piala Oscar

Piala Oscar atau Academy Award merupakan penghargaan tertinggi di industri film Amerika Serikat. Nama Oscar sendiri berasal dari seorang pria bernama Oscar Pierce yang bekerja di Academy of Motion Picture Arts and Sciences pada tahun 1931. Pada saat itu, Pierce mengatakan bahwa piala yang dibuat oleh perusahaan Chicago, R.S. Owens, mirip dengan pamannya yang bernama Oscar dan nama tersebut pun menempel pada piala tersebut.

Sejarah Piala Oscar dimulai pada tahun 1927, ketika Louis B. Mayer, pendiri studio film MGM, mengajukan ide untuk membuat sebuah organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan reputasi industri film dan memberikan penghargaan bagi orang-orang yang membuat kontribusi terbesar dalam industri tersebut. Academy of Motion Picture Arts and Sciences pun didirikan pada tahun 1927 dan pada tahun 1929, penghargaan pertama Piala Oscar diberikan kepada para pemenang dalam 12 kategori.

Dalam tahun-tahun berikutnya, jumlah kategori penghargaan bertambah hingga mencapai 24 kategori pada saat ini, termasuk kategori-kategori seperti Aktor Terbaik, Aktris Terbaik, Sutradara Terbaik, Film Terbaik, dan sebagainya. Pada awalnya, hanya anggota Academy yang dapat memilih pemenang, namun saat ini seluruh anggota industri film yang terdaftar dapat memberikan suara.

Sejak awal berdirinya, Piala Oscar telah menjadi penghargaan yang sangat bergengsi dan sangat dihormati di seluruh dunia. Setiap tahun, acara penghargaan ini disiarkan langsung di seluruh dunia dan menarik perhatian jutaan penonton.

Proses pemilihan pemenang Oscar dilakukan oleh anggota Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS). Proses ini terdiri dari beberapa tahap, yaitu:

Tahap Penilaian: Setiap anggota AMPAS dapat memberikan suara untuk setiap kategori yang sesuai dengan bidang keahliannya. Misalnya, anggota AMPAS yang bekerja di bidang penyutradaraan hanya dapat memberikan suara untuk kategori sutradara, sedangkan anggota yang bekerja di bidang efek visual hanya dapat memberikan suara untuk kategori efek visual. Pada tahap ini, anggota AMPAS diharapkan menonton semua film yang masuk dalam kategori yang mereka pilih.

Tahap Nominasi: Setelah tahap penilaian selesai, AMPAS mengumumkan daftar nominasi untuk setiap kategori. Daftar nominasi tersebut dihasilkan dari suara terbanyak yang diterima oleh setiap film atau individu dalam kategori tersebut.

Tahap Pemilihan Pemenang: Setelah daftar nominasi diumumkan, seluruh anggota AMPAS dapat memberikan suara untuk memilih pemenang di setiap kategori. Pemenang di setiap kategori ditentukan berdasarkan suara terbanyak yang diterima.

Proses ini dilakukan dengan ketat untuk memastikan bahwa hanya karya-karya terbaik yang dinominasikan dan memenangkan penghargaan Oscar.

Proses pemilihan anggota AMPAS dilakukan melalui dua tahap utama:

Tahap Pertama: Calon anggota diajukan oleh anggota AMPAS yang telah memenuhi syarat untuk mengajukan pencalonan. Calon harus bekerja di bidang film atau televisi selama minimal lima tahun, dan harus diakui oleh AMPAS sebagai pemimpin dalam bidangnya.

Tahap Kedua: Setelah calon diusulkan, nama-nama calon tersebut akan dinilai oleh Komite Anggota AMPAS. Komite Anggota AMPAS terdiri dari anggota yang terpilih secara acak dari seluruh anggota AMPAS. Komite Anggota AMPAS akan menilai kelayakan calon berdasarkan pengalaman kerja, prestasi, dan kualifikasi lainnya.

Jika calon dianggap memenuhi syarat, maka calon tersebut akan diundang untuk bergabung dengan AMPAS sebagai anggota. Sebagai anggota AMPAS, seseorang memiliki hak untuk memberikan suara dalam pemilihan nominasi dan pemilihan pemenang Oscar.

Proses pemilihan anggota AMPAS dilakukan setiap tahun, dengan deadline pendaftaran pada akhir Juni. AMPAS meninjau kembali kualifikasi anggota secara berkala untuk memastikan bahwa mereka tetap memenuhi syarat untuk menjadi anggota.




Sedangkan Komite Anggota AMPAS adalah sebuah komite yang terdiri dari sekelompok anggota AMPAS yang terpilih secara acak untuk meninjau kelayakan calon anggota yang diusulkan. Komite ini bertanggung jawab untuk meninjau setiap aplikasi calon anggota dan mengevaluasi apakah kualifikasi dan pengalaman calon memenuhi syarat untuk menjadi anggota AMPAS.

Anggota Komite Anggota AMPAS dipilih secara acak dari seluruh anggota AMPAS. Komite ini beranggotakan sekitar 100 orang dan terdiri dari anggota dari berbagai bidang di industri film, seperti aktor, sutradara, penulis skenario, dan produser.




Setelah melakukan peninjauan, Komite Anggota AMPAS mengajukan rekomendasi calon anggota yang memenuhi syarat kepada Dewan Gubernur AMPAS. Dewan Gubernur kemudian memberikan persetujuan akhir untuk calon anggota yang diusulkan.

Komite Anggota AMPAS bekerja dengan cermat untuk memastikan bahwa hanya orang-orang yang terbaik dan paling berbakat dalam industri film yang menjadi anggota AMPAS.



Comments

Popular posts from this blog

Pemilu 2024 Baru Saja Usai

Pesta demokrasi rakyat Indonesia baru saja dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Pada tanggal 14 Februari 2024. Berdasarkan data quick count pemenangnya adalah paslon nomor urut 2.  Banyak yang menarik dari perhelatan pesta demokrasi 5 tahunan ini. Pada saat ini ada salah satu paslon menggunakan gaya kampanya yang berbeda. Yaitu sebuah acara dialog, antara paslon dan peserta. Disitu terjadi interaksi yang sangat bagus. Pemaparan visi dan misi dapat dijelaskan dengan gamblang. Acara ini tidak pernah sepi pesertanya. Diselenggarakan sebanyak 22 kali hampir seluruh pulau.  Kenapa penulis menganggap kampanye model seperti ini bagus. Karena kita dapat mengetahui seberapa pahamnya paslon akan visi dan misi yang akan dijalankan bila mereka terpilih. Ini sungguh menggugah kaum muda. Efek ini sungguh sangat dashyat karena k-popers yang kebanyakan adalah gen z. Tergugah untuk berpartisipasi. Dan acara kampanye ditutup dengan kampanye akbar. Disini juga sungguh briliant ideny

Tahukah Kamu Kalau Tiktok dan Tokopedia Sudah Meger

TikTok dan Tokopedia adalah dua platform digital yang memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi digital di Indonesia. TikTok adalah platform media sosial yang populer di kalangan anak muda. Platform ini memungkinkan pengguna untuk membuat dan berbagi video pendek. TikTok memiliki basis pengguna yang besar di Indonesia, dengan lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan. Tokopedia adalah platform e-commerce yang populer di Indonesia. Platform ini memungkinkan pengguna untuk berbelanja berbagai macam produk secara online. Tokopedia memiliki basis pengguna yang besar di Indonesia, dengan lebih dari 150 juta pengguna aktif bulanan. Peran TikTok TikTok memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi digital di Indonesia, terutama dalam hal: Pemasaran TikTok dapat digunakan oleh pelaku usaha untuk memasarkan produk atau layanan mereka kepada audiens yang besar. Platform ini memungkinkan pelaku usaha untuk membuat konten video yang menarik dan informatif untuk mempr

Menjelang Pensiun

Usia produktif yang dulu kita pelajari di saat sekolah adalah usia 18 s.d 50 tahun. Kenapa disebut usia produktif. Karena di rentang usia tersebut, biasanya manusia sedang giat giatnya mencari nafkah. Dengan kondisi fisik yang masih prima, kreatifitas juga masih meledak ledak. Sehingga rentang usia produktif ini sangat menentukan kehebatan suatu bangsa. Sedangkan usia diatas 50 dengan kondisi yang semakin menurun. tentunya usia ini tidak lagi menjadi tulang punggung perusahaan. Diusia seperti itu biasanya mulai membuncah pikiran tentang arti kehidupan selama ini. Apakah semua yang telah ia capai selama ini adalah segalanya? Apakah hidup hanya sebatas pekerjaan dan pencapaian karier? Ia merasa perlu mencari makna hidup yang lebih dalam, menjelajahi sisi-sisi kehidupan yang belum pernah ia sentuh. Namun bagi yang masih memiliki tanggungan, usia menjelang pensiun. Justru harus membuat troboosan agar tetap bisa menghasilkan pendapatan. Agar tanggung jawab sebagai orang tua tetap harus bisa