Skip to main content

Oppenheimer's Seorang Fisikawan Yang Film Biography nya Booming


Ya, J. Robert Oppenheimer adalah seorang keturunan Yahudi. Ia dilahirkan dalam keluarga Yahudi pada tanggal 22 April 1904, di New York City, Amerika Serikat. Orang tuanya, Julius Oppenheimer dan Ella Friedman, adalah imigran Yahudi Jerman.

Selama hidupnya, Oppenheimer memiliki identitas budaya dan etnis Yahudi yang kuat, meskipun agamanya tidak selalu sangat praktis. Meskipun demikian, dia merayakan beberapa perayaan keagamaan dan tetap terhubung dengan identitas budaya Yahudi.

J. Robert Oppenheimer (1904-1967) adalah seorang fisikawan teoretis Amerika yang sangat terkenal karena perannya sebagai direktur ilmiah dalam Proyek Manhattan selama Perang Dunia II. Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan senjata nuklir pertama di dunia.

Oppenheimer lahir di New York City dan menunjukkan kecerdasan yang luar biasa sejak usia dini. Ia belajar di Universitas Harvard dan Universitas Cambridge sebelum mendapatkan gelar doktor dari Universitas Göttingen di Jerman. Pada tahun 1929, dia bergabung dengan Fakultas Fisika Universitas California, Berkeley.

Selama Perang Dunia II, Oppenheimer ditugaskan untuk memimpin tim ilmuwan yang bekerja di Los Alamos, New Mexico, untuk mengembangkan bom atom. Hasil dari upaya kolosal ini adalah dua senjata nuklir yang digunakan oleh Amerika Serikat dalam serangan di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, pada Agustus 1945.

Setelah perang, Oppenheimer menjadi seorang pembela pengendalian senjata nuklir dan berperan dalam pengembangan senjata hidrogen. Namun, selama periode permusuhan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet yang dikenal sebagai Perang Dingin, dia dianggap oleh beberapa kalangan sebagai ancaman keamanan nasional dan dituduh memiliki simpati terhadap komunisme.

Pada tahun 1954, Oppenheimer menghadapi pengadilan keamanan untuk mencabut izin keamanan atas tuduhan tersebut, yang menyebabkan penderitaan pribadi dan profesional yang besar. Meskipun akhirnya izin keamanannya dikembalikan, dia pensiun dari pekerjaannya di pemerintah dan kembali ke pekerjaannya sebagai profesor di Universitas Princeton.

J. Robert Oppenheimer meninggal pada tahun 1967, meninggalkan warisan besar sebagai salah satu fisikawan paling berpengaruh dalam sejarah, tetapi juga menghadapi tantangan dan kontroversi dalam hidupnya.


Katherine "Kitty" Puening Harrison dan J. Robert Oppenheimer memiliki dua anak, tetapi tidak ada yang mengikuti karir ilmiah seperti bapaknya di bidang fisika atau nuklir. Berikut adalah beberapa informasi mengenai anak-anak mereka:

1. Katherine Oppenheimer: Tidak banyak informasi yang tersedia tentang kehidupan pribadi dan karier Katherine. Tidak ada bukti bahwa dia mengikuti karir ilmiah atau nuklir seperti ayahnya.

2. Peter Oppenheimer: Peter juga tidak mengikuti jejak ayahnya di bidang fisika atau nuklir. Dia mengabdikan diri sebagai seorang penyair dan penerbit. Dia menjadi salah satu pendiri City Lights Books, sebuah perusahaan penerbitan yang berbasis di San Francisco, California. City Lights Books dikenal karena menerbitkan karya-karya sastra yang inovatif dan mendukung gerakan sastra Beat pada era 1950-an.

Meskipun anak-anak Oppenheimer tidak meneruskan karir ilmiahnya, mereka tetap berkontribusi pada bidang seni dan sastra dalam cara yang unik dan berarti.

Proyek Manhattan dan pengembangan senjata nuklir ini memiliki dampak besar dalam sejarah dan geopolitik dunia. Meskipun upaya tersebut membantu AS memenangkan Perang Dunia II, senjata nuklir juga menciptakan ancaman baru dan mencetuskan era Perang Dingin antara AS dan Uni Soviet.

Meskipun karyanya dalam Proyek Manhattan menjadi puncak karirnya, Oppenheimer juga memiliki kontribusi besar dalam fisika teoretis. Sebagai seorang fisikawan teoretis, ia menghasilkan banyak kontribusi dalam bidang mekanika kuantum, teori medan kuantum, astrofisika, dan bidang lainnya.

J. Robert Oppenheimer sempat dihadapkan pada tuduhan dan dugaan memiliki simpati terhadap komunis pada akhir tahun 1940-an dan awal 1950-an. Tuduhan ini berhubungan dengan era ketegangan Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Beberapa faktor yang menyebabkan dia dianggap memiliki simpati terhadap komunis antara lain:

1. Keterlibatannya dengan Organisasi Kiri: Oppenheimer memiliki beberapa hubungan dengan individu dan kelompok yang terkait dengan gerakan kiri dan sosialis di masa muda dan selama aktivitas politiknya. Misalnya, ia menjadi anggota beberapa kelompok sosialis di perguruan tinggi, dan ada beberapa orang dalam lingkungan akademis dan profesionalnya yang dikaitkan dengan pandangan politik kiri.

2. Asosiasi dengan Ilmuwan Komunis: Selama karirnya, Oppenheimer bekerja sama dengan beberapa ilmuwan yang dianggap memiliki afiliasi dengan Partai Komunis atau pandangan sosialis. Ketika pemerintah AS memulai kampanye untuk membersihkan elemen komunis dari pemerintahan dan lembaga-lembaga lain, Oppenheimer menjadi terlibat dalam pemeriksaan keamanan yang ketat.

3. Dugaan Pengaruh di Proyek Manhattan: Karena posisinya sebagai direktur ilmiah Proyek Manhattan, ada spekulasi bahwa Oppenheimer mungkin memberikan informasi sensitif atau pengaruh pada orang-orang yang memiliki pandangan politik kiri. Ini mengarah pada tuduhan bahwa ia memiliki simpati pada komunis dan berpotensi membahayakan keamanan negara.

Akibat dari dugaan ini, pada tahun 1954, Oppenheimer menghadapi pemeriksaan keamanan oleh Komisi Energi Atom Amerika Serikat. Hasilnya, izin keamanannya dicabut, dan dia dijauhkan dari beberapa posisi pemerintah dan proyek ilmiah. Meskipun izin keamanannya dikembalikan beberapa tahun kemudian, skandal ini mengakibatkan penderitaan pribadi dan profesional yang besar bagi Oppenheimer.

Namun, perlu dicatat bahwa seiring berjalannya waktu, pandangan sebagian besar sejarawan dan akademisi adalah bahwa tuduhan terhadap Oppenheimer kemungkinan besar dibesar-besarkan dan tidak sepenuhnya beralasan. Ia dianggap sebagai salah satu ilmuwan paling berpengaruh dalam sejarah, yang membuat kontribusi besar dalam fisika dan pengetahuan manusia.

Tuduhan terhadap J. Robert Oppenheimer terjadi pada era Presiden Dwight D. Eisenhower. Pemeriksaan keamanan yang menyebabkan pencabutan izin keamanannya dan berbagai tuduhan tentang simpati komunis berlangsung selama awal hingga pertengahan 1950-an.

Presiden Dwight D. Eisenhower menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat dari tahun 1953 hingga 1961. Selama masa pemerintahannya, terjadi periode ketegangan politik antara Amerika Serikat dan Uni Soviet yang dikenal sebagai Perang Dingin. Selama periode ini, pemerintah AS mengadopsi kebijakan dan tindakan keras terhadap elemen komunis di dalam negeri, yang dikenal sebagai Red Scare atau Ketakutan Merah.

J. Robert Oppenheimer adalah salah satu yang menjadi sasaran tuduhan dan investigasi keamanan selama periode ini karena keterlibatannya dalam Proyek Manhattan dan asosiasinya dengan individu yang dianggap memiliki pandangan politik kiri. Meskipun tuduhan ini terjadi selama masa pemerintahan Eisenhower, tidak dapat dikatakan secara langsung bahwa Eisenhower secara pribadi terlibat dalam kasus Oppenheimer atau mempengaruhi hasil pemeriksaan keamanan tersebut.

Pada tahun 1950-an, selama masa pemerintahan Presiden Dwight D. Eisenhower, ada sejumlah kebijakan dan tindakan yang diambil oleh pemerintah Amerika Serikat yang terkait dengan Red Scare atau Ketakutan Merah terhadap komunisme. Ketakutan Merah adalah periode di mana AS mengalami kekhawatiran besar tentang adanya infiltrasi komunis di dalam negeri dan upaya untuk membersihkan elemen komunis dari pemerintahan dan lembaga-lembaga lain.

Meskipun bukan berarti semua anggota Partai Republik mendukung setiap aspek dari Ketakutan Merah, ada beberapa anggota partai yang mendukung kebijakan keras terhadap komunisme dan menyusun berbagai upaya untuk menyingkirkan dugaan elemen komunis di dalam pemerintahan.

Selama masa Eisenhower sebagai Presiden, ada beberapa kejadian dan tindakan yang menunjukkan dukungan terhadap kebijakan Ketakutan Merah:

1. Pengangkatan J. Edgar Hoover: Sebagai Direktur FBI yang sangat berkuasa, J. Edgar Hoover adalah pendukung utama kebijakan anti-komunis dan berperan dalam memerangi aktivitas komunis di dalam negeri.

2. Pengusiran Anggota Komunis: Beberapa pegawai negeri yang diduga memiliki afiliasi komunis atau pandangan politik kiri dipecat dari pekerjaan pemerintah selama masa pemerintahan Eisenhower.

3. Komisi Energi Atom: Seperti yang disebutkan sebelumnya, J. Robert Oppenheimer dihadapkan pada pemeriksaan keamanan oleh Komisi Energi Atom, yang terjadi selama masa pemerintahan Eisenhower.

Namun, perlu diingat bahwa Ketakutan Merah juga merupakan isu yang kontroversial dan menjadi objek kritik oleh banyak pihak. Banyak orang merasa bahwa beberapa tindakan dalam rangka melawan komunisme melampaui batas dan melanggar hak-hak sipil dan kebebasan individu. Tidak semua anggota Partai Republik atau anggota partai lainnya mendukung pendekatan keras ini, dan pendapat mereka tentang masalah tersebut mungkin beragam.




Pada saat J. Robert Oppenheimer diangkat sebagai direktur ilmiah Proyek Manhattan pada tahun 1942, Presiden Amerika Serikat adalah Franklin D. Roosevelt. Franklin D. Roosevelt adalah Presiden AS dari tahun 1933 hingga kematiannya pada tahun 1945.

Franklin D. Roosevelt merupakan seorang anggota Partai Demokrat dan menjabat sebagai Presiden selama empat periode (termasuk tiga periode terpilih dan satu periode terpilih kembali) sebelum meninggal pada bulan April 1945. Wakil Presidennya, Harry S. Truman, menggantikannya dan menjadi Presiden AS hingga tahun 1953.

Oleh karena itu, Franklin D. Roosevelt adalah Presiden Amerika Serikat saat J. Robert Oppenheimer menjabat sebagai direktur ilmiah Proyek Manhattan.

Comments

Popular posts from this blog

Tak Terasa

Tiba tiba ku terhentak oleh wewangian yang tak biasa. Begitu lembut semerbak namun tak menusuk hidung. Aku pun beranjak dari tidur ku, untuk mencari tahu asal wewangian itu. Dimana pun ku berada wangi itu tak menghilang. Selalu sama aromanya tercium. Penasaran ku coba keluar rumah, namun wangi itupun masih tetap tercium sama seperti ketika didalam rumah. Wangi yang tak biasa. Yang menimbulkan rasa rindu. Baru kali ini ku mencium wanginya. Dan sensasi wangi ini pun menimbulkan rasa sedih. Kesedihan yang tak ku tahu penyebabnya. Namun dibalik kesedihan itu, terbesit perasaan gembira yang teramat sangat. Dan aku pun kembali tak mengerti kegembiraan akan apa. Sejenak ku termenung mencoba mengerti akan apa yang baru saja aku alami. Kini hanya rasa syukur yang ada dalam benakku. Mungkin ini wangi surga pikirku. Ya, mungkin ini wangi surga. karena sebentar lagi ramadhan akan datang. Walau pintu surga belum terbuka. Tapi wanginya sudah turun ke bumi. Lamunku menyudahi pencarian itu. Tak terasa

Trending Topics Twitter Hari Ini

Hari ini nitizen Indonesia sedang ramai membicarakan tentang momen persatuan 212. Sehingga tagar #momenpersatuan212 merajai trending topics sejak hari selasa, 01 Desember 2020.  Ramainnya netizen Indonesia menyuarakan tagar ini, bukan lah tanpa sebab. karena tanggal 2 Desember beberapa tahun yang lalu. Umat Islam di Indonesia sempat mengadakan demo yang spektakuler. Dihadiri lebih dari jutaan manusia. Terlihat dari kerumunan manusia yang menyemut di sekitar monas. Pada saat itu berkumpul nya umat dikarenakan hot topics yang sangat meresahkan.  Jadi setiap tanggal 2 desember tagar 212 entah diikuti oleh kata apapun selalu merujuk pada momen tersebut. adapun trending topics yang hari ini 12 desember 2020 adalah sebagai berikut  #momenpersatuan212 Benny Wenda 2 Desember Nadin Banser dlsbg

Minecraft, Game Klasik Yang Masih Eksis

Minecraft adalah sebuah permainan video sandbox yang dikembangkan oleh Mojang Studios. Permainan ini memungkinkan pemain untuk menjelajahi dunia virtual yang terbuka, membangun berbagai struktur dan objek dengan berbagai blok yang tersedia, serta melakukan berbagai macam kegiatan seperti berburu, bertani, dan bertarung melawan monster. Permainan ini sangat populer di seluruh dunia dan telah diadaptasi ke berbagai platform seperti PC, konsol game, dan ponsel. Minecraft juga memiliki banyak modifikasi dan tambahan konten yang dapat diunduh, termasuk dari pengembang pihak ketiga, yang memungkinkan pemain untuk memperluas pengalaman bermain mereka. Versi pertama Minecraft dirilis pada tanggal 17 Mei 2009 oleh pembuatnya, Markus Persson (juga dikenal sebagai Notch). Versi awal ini dirilis secara eksklusif untuk platform PC. Selama beberapa tahun berikutnya, Minecraft mengalami pertumbuhan yang pesat dan menjadi salah satu permainan video paling populer di dunia. Pada tahun 2014, Mojang Stud